Playdate Bersama Si Super Toddler

Sejak Gendra (2.5 tahun) sudah bisa berlari, bisa dibilang saya agak anti pergi berdua saja dengannya. Yang ada di bayangan, pasti repot sekali jalan-jalan berdua saja dengan batita yang sudah sangat luar biasa aktif. Mengikuti si balita berlari kesana kemari sembari membawa tas berisi perlengkapan si balita, duh membayangkannya saja sudah malas.

Karena alasan tersebut, saya pasti mengajak ayahnya ikut serta jika ingin membawa Gendra jalan-jalan ke luar rumah. Namun setelah dipikir-pikir, kok kasihan juga ya mau jalan-jalan saja harus menunggu suami pulang. Padahal ayah Gendra saat ini dinasnya di luar kota. Wah, Gendra bisa kuper nih. Sebagai single fighter karena suami dinas di kota yang berbeda, saya pikir sudah seharusnya saya mandiri. Dengan pertimbangan itu, saya meniatkan diri untuk jalan-jalan dengan Gendra berdua saja. Saya sudah siap rempong!

Hal yang pertama saya lakukan adalah sounding ke Gendra mengenai rencana jalan-jalan ini. Biasanya kalau Gendra malas jalan, dia selalu minta digendong. Berhubung saya tidak kuat berlama-lama menggendong balita 12 kg, sebelum berangkat saya bilang, “Kalau jalan-jalan sama Ibu harus jalan ya, nggak gendong.” Saya ucapkan beberapa kali sampai ia paham.

Kedua, agar tidak terlalu repot dengan tas bawaan, saya memilih untuk menggunakan ransel backpack. Menurut saya, tas model ini lebih praktis karena tidak usah dijinjing-jinjing.

Ketiga, perlu juga untuk pilah-pilih tempat bermain atau tempat tujuan wisata. Gendra biasanya bermain di berbagai taman tematik yang tersedia di Bandung. Untuk edisi jalan-jalan berdua ini, saya memilih taman yang 'aman'. Kategori aman menurut saya adalah:

1. Ada pagar pembatas antara taman dan jalan raya. Karena Gendra sangat aktif berlarian kesana-kemari, agak bahaya juga ya kalau taman yang kami kunjungi tidak punya pagar pembatas antara area taman dan jalan raya. Taman Cibeunying, Taman Super Hero, Taman Vanda dan Taman Foto sepertinya lebih cocok untuk anak yang sudah lebih besar dari usia batita.

2. Struktur tanah rata. Salah satu taman favorit kami adalah Taman Lansia. Selain teduh dan luas, di Taman Lansia juga ada kolam ikan yang lumayan besar. Sayangnya untuk toddler yang aktif berlari seperti Gendra belum cocok dibawa ke sini karena struktur tanahnya yang agak 'berjurang' dengan sungai kecil di bawahnya.

3. Bebas kendaraan. Kendaraan di sini bukan tipe kendaraan bermotor ya, tetapi lebih seperti sepeda, otopet, atau lalu-lalang orang bersepatu roda. Poin ini membuat saya harus mencoret Taman Balaikota Bandung dan Taman Lalu Lintas dari daftar.

Setelah menetapkan tiga kategori aman tersebut, lalu taman-taman apa saja yang tersisa yang dapat kami kunjungi? Ada beberapa pilihan taman di Bandung yang bisa dikunjungi, diantaranya adalah area Gedung Sate, Taman Ganesha, halaman depan kampus ITB, Pet Park, Alun-alun Bandung, serta Taman Kandaga Puspa. Saya sendiri lebih memilih halaman depan kampus ITB yang luas dan tidak terlalu ramai. Biasanya di halaman berumput itu Gendra bermain mengumpulkan kumbang atau mengumpulkan buah sawo kecik yang rontok untuk kemudian ditumbuk-tumbuk dengan batu. Karena lokasinya yang tidak terlalu ramai, saya pun bisa mengawasinya dari jauh tanpa perlu khawatir Gendra akan menghilang di tengah kerumunan orang.

[caption id="attachment_108374" align="aligncenter" width="281" caption="Mengumpulkan sawo kecik yang rontok"][/caption]

[caption id="attachment_108373" align="aligncenter" width="281" caption="Bermain mengumpulkan kumbang"][/caption]

Setelah semua direncanakan dengan baik, saatnya memulai playdate dengan si batita super. Selamat bermain!

9 Comments

  1. avatar
    Gabriella F August 24, 2015 9:03 am

    TFS ya dona... tipsnya penting-penting banget! Dengan persiapan yang oke pasti pergi berdua bareng anak bisa lancar...

    1. avatar

      As .



  2. avatar
    Eka Gobel August 20, 2015 8:37 pm

    Tfs dona, iya nih berguna banget tips & rekomendasi tamannya! Jadi ingat waktu enzo dante masih batita, rempong banget ngawasin 2 anak! Setuju deh sama tas ransel, dan kalo saya ditambah pake sepatu yang empuk dan baju dari bahan katun.

    1. avatar

      As .



  3. avatar
    Retno Aini August 20, 2015 2:04 am

    TFS ya Dona utk tipsnya... I feel you, dulu itu gw juga paling maleees kalau kudu berduaan aja pergi bawa Alma. Suka aja ada hal2 gak terduga plus anaknya gampang nangis xD sekarang malah sukanya ajak Alma piknik berdua karena selain milih tempat tujuan yg cocok buat Alma, gw makin pede n tenang juga dlm handling dia.

    1. avatar

      As .



  4. avatar
    Cindy Vania August 19, 2015 7:57 pm

    Gendra asik sekali sih itu mengumpulksn kumbang dan sawo keciknya..
    Setuju deh sama Mama Dona,Backpack itu penyelamat banget kalo bepergian bareng anak-anak :D

    1. avatar

      As .



  5. avatar
    donakamal August 19, 2015 8:45 am

    Hi mom Zata! hehee...iya yg awalnya repot akhirnya malah jd asik & seru kan!

    Mom Pryta & Bunda Wiwit. Nah, bener kan, backpack is the best!

    Bunda dayana, yg disebutkan di artikel hanya bbrp taman yg sering Gendra kunjungi. Di Bandung ada lebih banyak taman yang patut dicoba untuk dikunjungi satu per satu lhoo..

    1. avatar

      As .



Post a Comment

You must be logged in to post a comment.