TUM's Weekly Roundup: 11 Januari 2019

Selamat hari Jumat, Urban Mama dan Papa. Setelah mulai beraktivitas dan anak-anak kembali masuk sekolah usai libur Tahun Baru, tiba lagi kita menyambut akhir pekan, waktunya berkumpul bersama keluarga.

Urban Mama dan Papa pasti punya kegiatan favorit untuk mengisi akhir pekan bersama aak-anak. Adakah urban mama dan papa yang suka mengajak anak-anak untuk menonton film bersama? Tahun 2019 dibuka dengan film Keluarga Cemara yang sudah tayang di sinema Indonesia sejak 3 Januari 2019. The Urban Mama mengulas film Keluarga Cemara ini sebagai salah satu film Indonesia yang kami tunggu-tunggu, karena film bertema keluarga ini sangat dekat dengan kehidupan kita sebagai urban Mama. Urban Mama dan Papa yang terlahir sebagai generasi 90an pasti tak asing dengan sinetron Keluarga Cemara. Ya, film Keluarga Cemara ini diadaptasi dari sinetron berjudul sama produksi tahun 90an (yang diangkat dari cerita bersambung karya Arswendo Atmowiloto), berkisah tentang keluarga kelas menengah yang tinggal di Jakarta, hidup berkecukupan dan harmonis. Masalah timbul ketika Abah (Ringgo Agus Rahman) ditipu dan mengalami kebangkrutan. Dalam film ini digambarkan bahwa keterpurukan bukan sesuatu yang diharapkan oleh keluarga mana pun, harta mungkin tidak akan kembali dalam waktu cepat tetapi kebesaran hati seluruh anggota keluarga dalam menghadapinya mengingatkan kita bahwa harta yang paling berharga adalah keluarga. Selain itu, keterpurukan keluarga Abah, Emak (Nirina Zubir), Euis (Zara JKT48), dan Ara (Widuri Puteri) tidak digambarkan dengan muram tapi disajikan dengan wajar dan diselingi dengan gelak tawa. Film ini wajib ditonton oleh keluarga. Penasaran bagaimana keluarga Abah, Emak, Euis dan Ara melewati semuanya? Yuk, ajak pasangan dan anak-anak untuk menontonnya di akhir pekan ini. 

Di minggu ini, Mama Novianthi Dian berbagi tips seputar manfaat mendongeng untuk si kecil. Aktivitas mendongeng atau bercerita adalah hal yang menyenangkan untuk anak-anak. Bagi Nadhifa, puteri dari Mama Novianthi, kegiatan membaca buku menjadi semacam ritual wajib, apalagi sebelum tidur malam. Selesai bersih-bersih dan ganti baju tidur, Nadhifa sudah menagih minta dibacakan buku cerita. Tidak hanya satu, kadang bisa sampai tiga buku. Mendongeng memiliki banyak manfaat positif, terutama untuk anak-anak. menurut Mama Novianthi, ini bukan hanya tahu dari teori, tetapi ia pernah mengalaminya sewaktu sering didongengi oleh almarhumah Mbah dulu sewaktu kecil. Apa saja manfaat membacakan dongeng untuk si kecil? Lengkapnya ada dalam artikel Mari Mendongeng.

Kalau urban mama dan papa akrab dengan dunia media sosial, kini topik #zerowaste sedang ramai dibicarakan di dunia maya dan jadi trend di dunia nyata. Bijak memilah memilah sampah sedari rumah adalah salah satu pondasi dari gaya hidup #zerowaste ini. Namun sudahkan urban mama dan papa tahu kalau barang bekas elektronik juga dikategorikan sebagai sampah atau electronical waste, yang pengolahan limbahnya tidak bisa sembarangan dan tidak boleh dibuang di tempat sampah biasa? Dalam buku E-Waste Sampah Elektronik karangan Rafa Jafar, dijelaskan bahwa komponen dari barang elektronik dapat dipisahkan untuk didaur ulang. Namun untuk dapat mendaur ulang e-waste, kita perlu mengetahui cara yang tepat dan harus memiliki izin dari pemerintah. Di buku ini, Rafa Jafar mengajak kita untuk mengumpulkan sampah elektronik melalui program Drop Box. Dengan gaya bertututur khas anak-anak dan ilustrasi yang menarik, buku ini menarik untuk dibaca anak-anak maupun orang dewasa yang ingin mencari informasi seputar pengolahan e-waste.

Urban Mama sedang mencari info seputar perpustakaan anak di Jakarta? Kali ini Mama Bonnie berbagi informasi tentang Perpustakaan Umum Daerah yang berlokasi di Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta Pusat. Senang sekali mendengar ada lagi perpustakaan umum untuk anak-anak di kota Jakarta. Sebagai perpustakaan umum milik pemerintah, fasilitas yang diberikan cukup banyak, mulai dari buku-buku, permainan edukatif, sampai permainan indoor mini bahkan mobil-mobilan listrik. Lokasi perpustakaan ini persis di sebelah gedung Planetarium Taman Ismail Marzuki. Selain itu, tidak ada biaya yang dipungut untuk masuk ke perpustakaan. Tertarik mengetahui lebih lanjut tentang Perpustakaan Umum Daerah, silakan baca infonya dalam artikel Perpustakaan Umum Daerah untuk Anak-Anak di Jakarta.

(Gambar: www.pixabay.com)

Nantikan selanjutnya tulisan-tulisan menarik dan informatif di The Urban Mama minggu depan. Selamat berakhir pekan dan selamat berkumpul bersama keluarga tercinta!

Related Tags :

0 Comments

Post a Comment

You must be logged in to post a comment.