Being Upside Down

lisa namuri
Lisa Namuri Private instructor para sosialita dan selebriti. Instruktur yang sudah fully certified di STOTT Pilates dan salah satu brand ambassador untuk sebuah produk kecantikan.
Website: http://www.lisanamuri.com/
Have question for our experts ?
Feel free to ask them here!

Kepala jadi kaki, kaki jadi kepala… tapi, bukan begitu maksudnya. Ini adalah salah satu gerakan yang akan saya anjurkan untuk urban Papa dan Mama, di tahun baru ini. Tahun baru perlu sensasi baru, kan?

Nah, tubuh akan merasa hal baru dengan posisi upside down alias terbalik. Aliran darah yang biasanya ke arah kaki, akan ikut terbalik menjadi ke arah kepala. Anak-anak juga bisa dilibatkan.

Apa sih, fungsinya? Begini, selama ini aliran darah yang selalu mengarah ke kaki, butuh jantung untuk memompanya kembali agar bisa naik ke otak. Sekarang, jantung kita beri istirahat sejenak. Dengan posisi inverted (istilah kerennya dalam dunia olah tubuh), kita akan memosisikan kaki lebih tinggi dari pada jantung dan kepala. Secara otomatis, aliran darah akan berbalik. Pipa-pipa aliran darah yang ada di otak, seketika membesar menerima asupan darah yang banyak. Dari situlah sensasi kesegaran akan terasa. Tapi ingat, posisi upside down ini tidak dianjurkan untuk urban Mama yang sedang haid.

Mari kita mulai…

Ini gerakan paling mudah, yaitu Shoulder Stand.

Mula-mula, tidur telentang. Lalu dengan bantuan tangan atau orang lain, ayunkan kaki ke arah kepala. Sangga panggul dengan kedua tangan. Perlahan arahkan kaki ke langit sejauh mungkin. Tahan selama Anda bisa dan lakukan sebanyak Anda mau.

Egg Position

Katupkan kedua jemari tangan, pastikan siku anda selebar bahu. Letakkan kepala di antara kedua tangan. Luruskan lutut dan mulailah berjalan ke arah kepala, hingga punggung benar-benar lurus. Perlahan angkat satu kaki, lalu dekatkan lutut ke dada. Setelah merasa seimbang, angkat kaki yang satu lagi. Jika belum terlalu berani, lakukan dengan bersandar pada tembok.

Yang ketiga adalah kelanjutan dari Egg Position, yaitu Full Head Stand.

Jika sudah cukup familiar dengan Egg Position, bisa mencoba meluruskan kaki satu persatu ke arah langit. Posisi ini bisa juga dilakukan dengan bersandar ke tembok. Untuk permulaan, jangan lakukan lebih dari 30 detik.

Yang terakhir adalah Hand Stand.

Posisi ini membutuhkan lebih banyak keseimbangan dan kekuatan lengan serta bahu. Lakukan terlebih dahulu pada tembok. Lalu, cobalah untuk melepaskan satu kaki. Jika merasa cukup seimbang, lepaskan kaki yang satu lagi. Tidak dianjurkan untuk melakukan gerakan ini lebih dari satu menit.

Kids Headstand

Posisi-posisi ini memang terlihat sulit dan fantastis. Tapi justru lebih mudah dilakukan anak-anak. Pasalnya, tubuh mereka masih sangat lentur dan seimbang. Mereka pun pasti sangat bersemangat mengikutinya. Jadi, Anda bisa ikut mengajak buah hati ikut Upside Down. Tunggu apa lagi… Ayo rasakan sensasi baru di tubuh Anda! Beri istirahat bagi jantung dan rasakan kesegaran yang belum pernah dialami.

14 Comments

  1. ninit
    ninit yunita January 4, 2013 at 5:18 am

    selama ini belum pernah nyoba posisi yang lain kecuali shoulder stand.
    semoga berhasil yaaa nyoba posisi2 lainnya yang ada di artikel ini…

    tks lisa :)

  2. eka
    Eka Wulandari Gobel January 4, 2013 at 6:46 am

    sama nih sama teh ninit, yg bisa cuma yg posisi shoulder stand. posisi yang lain harus dibantu. TFS, lisa :)

  3. kappachan
    Retno Nindya January 4, 2013 at 7:20 am

    Waduh, selama ini bisanya shoulder stand. Liat yang lain, jadi takjub gitu… Bisa ga yah, huhu. Semoga bisaaaa :D Tahun baru ini juga memantapkan diri untuk lebih banyak bergerak. Aku males banget orangnya. Jogging aja ga pernah. Baru waktu liburan foto sama sapi (iya, sapi beneran,) terus shock liat badan sendiri. Mana manusianya, mana sapinya, huhuhuhu. Jadi semangat jogging. Semoga sakseuuuus, biar tetep sehat :D Trims buat inspirasi dan tipsnya mom Lisa :)

  4. raniyulianty
    Rani Yulianty January 4, 2013 at 8:41 am

    woww…. jungkir balik yaa… trimester ketiga ini, kalau tidur kepala nggak pake bantal tapi kaki yang dikasih bantal biar lebih tinggi dari kepala, masuk gerakan upside down, nggak, ya?

  5. lisa namuri
    Lisa Namuri January 4, 2013 at 8:53 am

    @retno: hehe.. Ayo semangat…! @rani: yang termasuk inverted, kalau panggul uang disangga bantal, jadi lebih tinggi dari kepala. Bisa dicoba, enak loh buat panggul, apalagi masa trimester ketiga begini. Akan merilekskan ketegangan otot panggul yang sdh menahan bobot bayi lebih dari 6 bulan…

  6. sLesTa
    shinta lestari January 4, 2013 at 10:56 am

    ahh.. kangen deh yoga! dulu waktu masih aktif yoga, tiap session selalu diakhiri dengan at least hand stand. apalagi yoganya abis pulang kantor.. udahannya kayaknya segeerr gitu, darahnya ngalir ke kepala hehe.. thanks udah ngingetin lagi.. mesti dicobain lagi deh. masih bisa ga yaaa!!

  7. raniyulianty
    Rani Yulianty January 5, 2013 at 7:13 am

    siiippp..makasih Mbak Lisa Namuri

  8. umitimur
    ari mutiarasanti January 7, 2013 at 2:22 pm

    Wow!!!!!!
    Pertama liat gambarnya dengan respond melongok,ko bisa y

  9. Niniek Rofiani
    niniek rofiani January 8, 2013 at 1:51 pm

    olah raga masih sebatas lari seminggu sekali, dan light aerobik, :) waduh tks merasa diingatkan nih, semangat olahraga lagi…

  10. yenarosa
    yenarosa January 8, 2013 at 8:17 pm

    woooowww…ramping skali itu peyut dan paha mbak lisa…hadeuuhh…nahan napas sambil pegan perut buncit :-)

  11. lisa namuri
    Lisa Namuri January 8, 2013 at 8:46 pm

    @niniek keep going!!! Semangat… Kalo badan sehat, bakal tetap happyyyy…. @yenarosa ayo dimulai dg jalan pagi aja duluuu…

  12. siska.knoch
    Siska Knoch January 9, 2013 at 9:25 am

    Selalu suka sama artikel yg di bikin Lisa, dan idem sama mama-mama diatas bisanya CUMA shoulder stand aja. jadi merasa diingatkan lagi masih ada ‘latihan’ yg bisa dilakukan. selama ini exercise rutin yg dikerjakan lari bareng TUM’s runners. tfs lisa.

    btw.. betapa bruntungnya para sosialita yg punya private instructor bin kosmopolitan macam dirimu ya hihi *salut*

  13. AnnisaWira
    Annisa Wira September 1, 2013 at 5:42 am

    kalau badanku besar gini, meski suka gerakan yang ini belum bisa kulakukan, huhu. Padahal bagus sekali fungsinya untuk aliran darah ya,imho kalau ndut gtu emang ga bisa mba Lisa?

  14. lisa namuri
    Lisa Namuri September 1, 2013 at 6:22 am

    @Annisa wira: ini bukan ttg badan besar atau kecil loh… Ini hanya masalah keseimbangan… Ayo dicoba!!!

Post a Comment

You must be logged in to post a comment.