Berwisata ke Guci

Harlequin24

Setelah sekian lamanya mendengar tentang Guci dari Nenek yang bolak-balik retreat ke sana bersama gerejanya, akhirnya kami mampir juga ke “daerah wisata legendaris” ini. Kenapa legendaris? Soalnya cerita tentang Guci sudah dari zaman saya masih kecil. Kami bisa setahun dua kali lewat Pantura, tetapi tidak pernah ke ke Guci. Akhirnya kesampaian juga ke tempat wisata yang ada di kaki Gunung Slamet ini, tentunya bersama Andrew.

The first thing is escaping the hustle and bustle of big city noise. Udara segar, pemandangan alam yang indah, dan suasana yang rileks membuat Guci cocok dikunjungi bersama keluarga. Mirip-mirip sama Puncak yang kalau musim liburan penuh banget, wajib booking. Luck doesn’t come twice. Meskipun di kunjungan pertama kami berhasil dapat kamar di hotel Duta Wisata Guci, di kunjungan kedua, hotel tersebut penuh dan kami terpaksa pulang-hari dan menginap di Brebes.

Day Visit vs Staying Overnight
Pulang-hari juga asyik kok. Guci tidak mengenal waktu meskipun asumsi saya lokasi wisata ini baru buka sekitar pukul delapan, tetapi karena wisata alam, ya buka 24 jam. So if you want to do a day trip, go early and decide where you’d go and stay overnight afterwards. Brebes, Tegal, Purwokerto? Kalo dari dan balik Jakarta sih agak kejauhan ya kalau sambil bawa anak kecil.

Kalau menginap, siap-siap bosan sama makanannya. Banyak warung jajanan, tukang sate, dan buah segar, tapi makan paling enak dan paling bersih ya di hotel. Tetapi dengan menginap banyak hal yang bisa dilakukan dan kita jadi lebih santai karena tidak harus kembali ke kota (Brebes atau Tegal) yang makan waktu beberapa jam. Udara di Guci sejuk, tidak usah panik sama AC. Udara malam di Guci dingin dan suasananya gelap, agak bingung apa yang harus dilakukan begitu matahari terbenam, but it’s a good family bonding chance.

Where to Stay
Highly recommended is Hotel Duta Wisata Guci. Selain ada kolam renangnya (gratis bagi tamu hotel), kamarnya juga cukup bersih. Keluarga bisa menyewa vila dan tinggal lebih nyaman. Di sekitar hotel tersebut itu ada beberapa hotel kecil lainnya dan beberapa vila yang disewakan sepanjang jalan menuju Guci.

What to do with kids? Hiking! Bukan betul-betul naik gunung sih, tetapi berjalan ke atas bukit lalu melihat pemandangan Guci dari atas. Bagus sekali! Di kunjungan kedua kami naik sampai ke atas masuk ke hutan pinus. Andrew senang sekali. It’s like in a movie. Hanya saja jalanan ke atas cukup terjal jadi harus hati-hati.

Untuk permandian air panas, ada beberapa permandian umum dengan sumber mata air panas. Kalau sekadar bermain air sih bisa di kolam renang hotel. Kalau weekend, baik pemandian ataupun kamar hotel penuh sekali.

Anak-anak juga bisa menikmati naik kuda. Keluar ke jalan utama, kita akan bertemu banyak tukang kuda yang siap mengantar berkeliling. Yang seru juga untuk mama-papanya adalah ‘treasure hunting’, berkeliling pasar melihat makanan dan buah segar.

Yang jelas, lupakan gadget dan TV selama di sini. Selain susah sinyal dan colokan listrik, percayalah, suasana tempat ini membuat kita tidak ingin terus-terusan pegang gadget.

7 Comments

  1. ZataLigouw
    Zata Ligouw May 10, 2014 at 9:32 am

    Wah Ruth, gw baru tau ada tempat wisata ini. Keren yah, kebayang Andrew pasti seneng banget. Dan gw sukaaa banget sama tempat2 rekreasi yang bikin keluarga jauh dari gadget dan barang2 lainnya, hanya ada alam dan kita, gw sampe bercita2 pengen ngajak anak2 kemping di gunung dan menikmati saat2 bersama tanpa gadget dan barang2 lainnya. Hmmm..kemping di gunung blum kesampean smentara ke Guci dulu kali yaa..

    tfs ya Ruth!

  2. Harlequin24
    Ruth Nina May 10, 2014 at 12:05 pm

    Haha iya, you’re welcome, Mba Zata. Si Andrew emang hobi wisata alam yang model begini. Eh awalnya saya stress loh Mba, pas ga ada sinyal dan TV hanya ada 1 channel. Setelah 1 malem jadi ketagihan hidup tanpa elektronik(inluding AC)hahaha.

  3. Kira Kara
    Bunda Wiwit May 12, 2014 at 6:11 am

    apapun namanya, kalau judulnya wisata alam pasti keceeee bangeett.. dipadu wisata kuliner, woooww.. heaven!! heuheu..
    (ketahuan banget lagi haus liburan)

  4. yuni mimonya Aiko chan
    yuni mimonya Aiko chan May 12, 2014 at 8:13 am

    udah sering ke Pemalang dan pingin mampir ksitu tp ga jadi jadi euy. makasi ya infonya mama Andrew, tekad bulat niy klo ada acara ke Pemalang harus liat Guci.

  5. dhita_ayu
    dhita_ayu May 12, 2014 at 9:42 am

    Aku 2th lalu ke Guci. Sejuuk bgtt,lbh dingin dr puncak. Senengnya pagi2 bisa jln2 di perkebunan sayur, naik2 bukit… Aduuuh jd pengen kesana lg..

  6. bunda guntur
    bunda guntur May 12, 2014 at 10:14 am

    berbagi info saja..aQ sempet 1 tahun stay didaerah sana..pemandangan’ny bagus bgt ga akan berkedip sepanjang jalan menuju Guci mau dari arah brebes atw pemalang…klo lewat brebes pemandangan kebun strawbery klo lewat pemalang pemandangan hutan pinus ala film twilight..ada waterpark air hangat jg..penginapan’ny juga murah2 kok..rumah makan dsana ga jauh dr warung sate..tapi sate kambing muda’ny musti dicoba empuk ga bau prengus…whuuaaaa jadi kangen rumah

  7. eka
    Eka Wulandari Gobel May 16, 2014 at 10:30 pm

    main ke gucci udah lama banget, jaman SD :D
    dulu sih, ngga ngeh ya tentang hotel dan lain2, yg penting liburan, seneng2 bareng keluarga. makasih tips & infonya ya, mama ruth, jadi pengen deh bawa anak2 liburan ke sana.

Post a Comment

You must be logged in to post a comment.