Ledi di Rumah Kepik

rindangi

Semua berawal dari persetujuan ayah untuk menyekolahkan Ledi yang Juni ini akan berusia dua tahun. Sebelumnya ayah baru berniat menyekolahkan Ledi di usia empat tahun untuk langsung masuk TK. Namun melihat Ledi sudah mulai tertarik bersosialisasi dengan teman sebaya, mulai bosan bermain di rumah saja dan sering minta jalan-jalan ke luar rumah, maka dimulailah perburuan sekolah untuk Ledi. Beberapa pertimbangan kami saat memilih sekolah untuk Ledi adalah dekat dengan rumah, menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar serta jam sekolahnya tidak terlalu lama. Salah satu sekolah yang memenuhi persyaratan tersebut adalah Rumah Kepik di Jl. Waru No 8, Pekayon – Bekasi.

Trial kelas yang kami ikuti di Rumah Kepik adalah kelas toddler. Kelas toddler diperuntukan bagi anak usia 2-3 tahun, masuk setiap Selasa – Kamis pukul 08.30 sampai 10.30. Pukul delapan pagi itu saya, Ledi dan Oma sudah sampai di Rumah Kepik. Sengaja kami datang lebih awal karena ingin melihat-lihat lingkungan sekolah. Begitu sampai, kami langsung disambut tante guru yang ramah-ramah. Setelah berkenalan, Ledi dipersilakan bermain di playground Taman Kepik. Permainannya cukup bervariasi dan menurut saya cukup aman. Ledi bermain di playground sampai lupa waktu hingga hampir terlambat masuk kelas.

Sebelum memulai kelas, tante guru mengajak anak-anak berdoa terlebih dahulu. Ini salah satu hal yang saya suka di Rumah Kepik. Semua kegiatan, baik belajar maupun makan, dimulai dan diakhiri dengan berdoa. Setelah berdoa, tante guru mengabsen anak-anak dengan meminta mereka menempel hiasan ikan yang bertuliskan nama anak pada papan “Aku Hadir”. Karena Ledi berani maju untuk menempel ikan, maka Ledi mendapat sticker bintang.

Setelah sesi perkenalan nama, hari dan cuaca, anak-anak diminta berdiri dan menggoyangkan badan diiringi musik. Ini adalah sesi senam. Setelah menggerakkan badan, anak-anak terlihat lebih ceria. Selanjutnya tante guru mengeluarkan papan huruf “U”. Tante guru mengenalkan huruf U dan meminta anak-anak untuk membuat huruf U di udara. Kemudian tante guru menunjukkan gambar-gambar benda yang namanya dimulai dengan huruf U seperti ular, udang, ubi, uang, ubur-ubur lalu mengajak anak-anak menebak gambar tersebut.

Setelah itu waktunya membuat prakarya. Kali ini anak-anak belajar membuat tempelan ubur-ubur. Selesai membuat ubur-ubur, anak-anak diminta berbaris di wastafel untuk cuci tangan dan makan.

Sepertinya Rumah Kepik sangat paham bahwa daya konsentrasi anak-anak di usia ini sangat singkat sehingga tante guru menyiapkan beragam permainan dengan tempo yang singkat.

Ruang kelasnya sendiri sangat luas, dilengkapi dengan kamar mandi khusus anak. Posisi wastafel dan kloset dibuat menyesuaikan tinggi badan anak-anak sehingga nyaman bagi mereka. Ukuran meja, kursi, lemari serta rak ruang belajar pun disesuaikan dengan ukuran tubuh anak-anak. Hal ini juga mendorong anak-anak agar mandiri dalam beraktivitas. Ledi dapat menyimpan dan mengambil barang sendiri dan bisa cuci tangan sendiri tanpa perlu bantuan orang dewasa. Di sini memang anak-anak dilatih untuk bertanggung jawab dan mandiri sesuai usianya. Saat ada anak yang melepeh makanan, tante guru meminta anak tersebut mengambil tisu dan sapu kecil untuk membersihkan makanan yang jatuh ke lantai. Oleh karena itu anak-anak tidak boleh ditemani orangtua atau pengasuh di dalam kelas. Tetapi jangan khawatir, karena proporsi rasio guru dan murid adalah 1:5, maka semua anak dapat ditangani dengan baik.

Bagi yang membutuhkan informasi, uang masuk Rumah Kepik untuk kelas toddler tahun ajaran 2014/2015 adalah sebagai berikut:

  • Uang sekolah/bulan: Rp. 500.000,-
  • Uang pangkal: Rp. 5.500.000,-
  • Uang KBM Rp. 2.000.000,-
  • Uang seragam Rp. 350.000,-

Semoga info ini berguna bagi urban mama yang sedang mencari sekolah di sekitar Bekasi untuk putra-putri balitanya.

5 Comments

  1. ZataLigouw
    Zata Ligouw June 18, 2014 at 8:02 am

    Makasih informasinya Rindangi dan Lediii :)
    Gw juga lagi nyari buat Sabil nih, sayang jauh di Bekasi hehhe..

  2. Princess Putri
    Princess Putri June 19, 2014 at 11:46 am

    jauh ya, rumah ku di perumnas dua bekasi. lumayan kalo ke rumah kepik :(. ada yg punya info deket2 perumnas dua bekasi ga mom

  3. eka
    Eka Wulandari Gobel June 22, 2014 at 1:46 pm

    sama nih syaratnya, rindangi. saya dan suami juga cari sekolah yang jam belajarnya singkat untuk anak2…ya setidaknya sampai kelas 2 atau 3 SD lah..nanti setelah di atas kelas 3, baru deh mulai agak panjang waktunya.
    Ledi keliatan seneng banget ya main2 di Rumah Kepik. Bagus nih, untuk para mama papa di sekitar bekasi yg lagi cari sekolah. TFS, Rindangi!

  4. bunda_rizma
    bunda_rizma June 26, 2014 at 7:56 am

    nice info, mom rindangi…
    sy lg mulai nyicil cari info “tempat main yg lain” buat rizma. bagus ya kayakny, sayangny jauh di bekasi sana. hoohoo
    tfs…. :)

  5. Witha Bussert
    Witha Bussert August 21, 2014 at 1:45 pm

    terima kasih infonya :) btw, ini tidak menggunakan bahasa inggris ya?

Post a Comment

You must be logged in to post a comment.