Menelepon si Kecil

The Urban Mama

Komunikasi, komunikasi, komunikasi. Bagi kita semua rasanya sudah hampir sulit untuk berpisah dengan telepon sebagai salah satu alat untuk berkomunikasi. Bagi working mama, tentu akan menenangkan sekali saat bekerja tapi tetap bisa memberi perhatian pada anak meski terpisah jarak. Suara si kecil seperti menjadi penyemangat dalam menyelesaikan pekerjaan yang menumpuk dan deadline yang menggunung. Rasanya kita ingin segera menyelesaikan semuanya dan pulang ke tempat yang kita sebut rumah, our beloved family.

Bagi stay-at-home Mama, telepon juga penting karena sekali waktu tentu ada saatnya kita ada keperluan dimana harus menitipkan si kecil pada orang kepercayaan kita di rumah. Setelah memiliki anak, rasanya gelisah bila hanya satu jam saja harus terpisah darinya. Karena itu, berkomunikasi dengannya atau dengan orang yang kita berikan kepercayaan untuk menjaganya, sangatlah penting.

Untuk itu, ada beberapa tips yang bisa dilakukan saat menelepon si kecil:

  • Cari tempat yang tenang saat menelepon atau setidaknya usahakan untuk berada di tempat yang kadar gaduhnya sesedikit mungkin. Dengan demikian, baik kita dan si kecil yang menerima telepon akan mudah berkomunikasi dengan efektif. Tidak membutuhkan pengulangan karena tidak terdengar.
  • Fokus saat menelepon si kecil. Ya, sebagai wanita, urban Mama adalah orang yang biasa multitasking. Usahakan saat menelepon si kecil, urban Mama tidak melakukan hal lain selain fokus 100% memberikan perhatian saat menelepon si kecil. Dengarkan apa yang diceritakannya. Tertawa dengan tulus saat si kecil menceritakan pengalamannya yang lucu. Lupakan sebentar meeting yang harus dijalani setelah makan siang. Si kecil adalah orang terpenting, jadi biarkan si kecil merasakan hal itu.
  • Bila saat menelepon si kecil urban Mama Papa tidak bisa mendengarnya dengan jelas, langsung katakan padanya agar si kecil tidak frustasi dan kesal.
  • Telepon si kecil di waktu yang tepat.
  • Berikan estimasi kapan urban Mama Papa kembali ke rumah, agar si kecil tahu ekspektasinya. Misalnya, “Mama sampai rumah nggak lama setelah Kakak mandi sore ya.”

Tentu berkomunikasi dengan si kecil begitu menyenangkan. Beberapa kali kami bertanya via twitter, bagi working Mama, dalam sehari bisa menelepon 1 sampai 8 kali ke rumah untuk menanyakan kabar si kecil. Durasi bisa terjadi lebih lama bila urban Mama sedang melakukan business trip. Hal ini, terkadang over budget. Indosat memberikan alternatif yaitu Paket Hebat Keluarga yang memberikan layanan Nelpon Keluarga Sepuasnya dan Kartu Aktif Terus. Hanya dengan Rp.500,- urban Mama Papa bisa menelepon sepuasnya ke 4 nomor Indosat yang terdaftar mulai jam 00.00 – 17.00 WIB, tanpa batasan kuota menit. Urban Mama Papa juga mendapatkan tambahan masa aktif kartu menjadi 30 hari ke depan sejak melakukan registrasi layanan. Alternatif yang menarik, bukan?

Selain itu, urban Mama Papa pun bisa mengenalkan penemu telepon pada si kecil, bisa menceritakan manfaat yang Mama Papa dapatkan dengan adanya telepon, dan juga Mama Papa pelan-pelan bisa mengajarkan bagaimana cara menelepon dan menerima telepon. Misalnya hal yang simple, saat menelepon, lawan bicara tidak bisa melihat kita (sering sekali lho anak menjawab dengan mengangguk atau menggeleng). Ucapkan salam saat menerima telepon dan bagaimana cara mengakhiri percakapan saat menelepon. Pasti menyenangkan deh.

Bila si kecil belum terbiasa menggunakan telepon, urban Mama Papa bisa melakukan hal yang menyenangkan lho saat di rumah. Bisa coba role-play. Lakukan dengan cara yang sekreatif mungkin. Ajak berimajinasi untuk menelepon siapapun yang diinginkannya. Pasti seru banget!

4 Comments

  1. eka
    Eka Wulandari Gobel September 25, 2011 at 4:00 pm

    iya, jd inget dulu saat masih bekerja di kantor. Sehari bisa 3x telp anak di rumah. Selalu tanya sudah makan atau belum, makan pake ikan paus atau ikan piranha, hihihi…
    Wkt itu jg blm tinggal bersama suami (masih LDL) jadi setiap malam sblm tidur & pagi bgitu bangun tidur ada ritual khusus menelepon papa :)
    krn terbiasa menelepon papa/mama yg selalu diakhiri dengan kalimat “i love you”, sampe skrg tiap kk enzo angkat telepon dia selalu mengakhiri percakapan telepon dgn siapapun dgn kalimat “i love you” juga, hihihi…

  2. siska.knoch
    Siska Knoch September 25, 2011 at 7:15 pm

    Waaa ‘sesuatu’ banget nih tipsnya TUM, karena skr gue dirumah jadi ya nelfon org rumah sesekali aja pas Miguel ditinggal-tinggal bentar, tapiiii datuk-ibu (kakek, nenek) dan oma-opa diBandung tuh yg rutin absen Miguel dari telfon :)

  3. mommie jeff
    minar tiartha September 27, 2011 at 7:46 am

    Paket hebat keluarga emang oke bgt…tiap hari bolak balik telf dr kantor cuma 500 aja. Belum lagi nelf sahabat untuk nanyain takaran resep…senaaaang deh. Cocok untuk para working mama ataupun FTM.

  4. sLesTa
    shinta lestari September 27, 2011 at 10:04 am

    seru banget ada paket dari indosat ini yaa?? gue baru tau.. tapi gak ngaruh juga di gue karena gue gak di jakarta, tapi good one nih buat para working moms.

    eh gue malah pengen komen fotonya.. itu alde kayak yang seru banget maenan HP, sementara arza kayak yang bosen dan malesss gituu… hehheh.. luuuucuuu!! dan kangeeenn…

Post a Comment

You must be logged in to post a comment.