Saya Memilih Adopsi

bunda nouf

“Anakku sayang, kamu akan akan selalu menjadi seseorang yang Bunda cari dan rindukan, yang dengan indahnya mengisi hati ini. Walau Bunda tahu, Nak, tak akan ada yang pernah bisa mengisi ruang kosong di suatu sudut dalam dadamu….”

Enam tahun belum memiliki keturunan, waktu yang relatif lama bagi saya. Kerinduan yang sangat besar untuk dapat menimang, memeluk, mencintai seorang anak senantiasa hadir dalam hati dan jiwa saya. Hampir semua urusan medis sudah saya dan suami jalani. Tes demi tes, operasi, juga dua kali inseminasi, tidak juga mewujudkan mimpi kami. Kata dokter, secara medis, setelah operasi kami masih mungkin memiliki anak secara alami, tapi rupanya Allah belum memberikan amanah tersebut pada kami.

Saya mulai berpikir untuk mengadopsi. Saya merasa memiliki begitu banyak cinta yang dapat kuberikan pada seorang anak (walaupun bukan anak kandung). Saya melakukan banyak riset di internet. Ternyata tidak semua panti asuhan membolehkan penghuni pantinya untuk diadopsi. Pencarian mengarahkan saya pada suatu Panti Asuhan Bayi Sehat di Bandung. Akhirnya tepat satu minggu setelah ulang tahun perkawinan kami yang ke-6, kami sepakat untuk mengunjungi panti asuhan itu. Pertama kali masuk, hati saya langsung bergetar, melihat deretan tempat tidur bayi dan anak yang semuanya lucu-lucu dan menggemaskan. Ingin rasanya langsung menggendong, tapi dilarang, karena menurut pengurusnya nanti kalau sudah digendong akan susah di lepaskan, dan akibatnya akan jadi rewel. Akhirnya dari balik boks bayi, saya mengajak mereka bercanda dan menghibur mereka (karena mereka sangat ingin digendong).

Kami tidak jadi mengambil anak di panti asuhan ini karena ternyata kami tidak diizinkan mengadopsi, yang boleh adalah mengasuh. Mengasuh dalam arti, kami diberi hak asuh, akan tetapi kalau di kemudian hari  orangtua kandung atau pun saudara mereka menginginkan anak itu lagi, kami wajib menyerahkan. Rasanya, saya tidak akan sanggup, karena kalau sampai itu terjadi, pastinya saya sudah sangat sayang pada anak itu.

Pengurus panti di Bandung menyarankan agar kami ke Panti Asuhan Sosial Tunas Bangsa, di daerah Jakarta Timur, dekat Taman Mini. Besoknya kami pun langsung meluncur ke sana. Lokasinya mudah ditemukan, berdekatan dengan panti sosial lainnya. Kami masuk dan menemui kepala bagian adopsi di panti itu.

Kami pun mengutarakan niat kami untuk mengadopsi seorang bayi. Laki laki atau perempuan sama saja. Lantas, kami diperkenankan untuk melihat lihat bayi yang dirawat oleh mereka. Entah mengapa, kami tergerak untuk memasuki satu kamar, KAMAR ISOLASI. Kamar yang sebenarnya bukan kamar utama tempat bayi bayi berada.

Kamar Isolasi, menjadi saksi bisu cinta kami bertaut pertama kali. Seorang bayi mungil, kurus dan sedikit lunglai menyapa kami dengan senyum yang sangat manis. Dengan tangan kaki yang kurus dan gemeteran, ia berusaha mengangkat badan dan kepalanya ketika kami masuk ke dalam. Bayi kurus yang memiliki senyum menawan itu bernama Azzam.

Kami, langsung jatuh hati pada Azzam. Matanya yang indah telah memukau kami dan mengisi hati ini dengan bunga-bunga. We’re falling in love!

Setelah puas bermain dengan Azzam, kami kembali menjumpai petugas panti di kantor. Mereka bertanya apakah kami telah menemui bayi yang disukai. Kami mengungkapkan keinginan untuk mengadopsi Azzam. Pengurus panti menanyakan keseriusan kami mengadopsi Azzam, karena ia sakit. Azzam baru saja pulih dari Bronco Pneumonia yang bersarang di paru-paru mungilnya. Ia sempat dua bulan terbaring lemah di rumah sakit termasuk dua minggu di kamar ICU, Azzam sempat “direlakan” oleh pengurus panti. Namun, Allah berkehendak lain, sepertinya Allah menjodohkannya bagi kami.

Minggu depannya kami datang lagi, kali ini langsung menuju ruang isolasi, ruang tempat Azzam tidur. Kami yang sudah telanjur jatuh hati kembali untuk memantapkan hati mau mengadopsinya. Aku mulai mengoleksi foto foto Azzam. Saat itu, kami masih masuk masa perkenalan, belum boleh menggendong Azzam, karena belum disetujui untuk mengadopsinya. Setelah kunjungan kurang lebih tiga minggu, suamiku menghadap kepala panti, untuk mengutarakan maksud mengadopsi Azzam. Kepala Panti menyambut baik, kami diizinkan mengadopsinya.

Setelah mendapatkan izin, kami masuk tahap yang disebut dengan masa sosialisasi, kami akan diberi kartu tanda adoptan setiap kali datang berkunjung. Pada masa sosialisasi ini, kami boleh menggendong, memandikan, menyuapi Azzam pada waktu berkunjung. Kami diperbolehkan berkunjung setiap hari, pada waktu besuk, yaitu pukul 10-12 siang atau pukul 3-5 sore.  Kami biasanya memilih waktu besuk sore, karena saat itu kami bisa memandikan, menyuapi, dan bermain bersama.

Setelah masa sosialisasi berlangsung beberapa minggu, kami menyerahkan dokumen pendukung dan menunggu untuk dihubungi pihak panti. Sementara, kunjungan rutin tetap kami lakukan. Setelah surat-surat masuk kurang lebih dua minggu kemudian, kami dihubungi oleh pihak panti. Hati kami sangat gembira, mendengar kami akan di-visit. Rasanya, segala mimpi ini, akan segera jadi kenyataan. Terima Kasih, ya Allah…. Saya sangat gembira karena suatu kegiatan yang telah lama saya impikan, sekarang bisa saya lakukan: yaitu berbelanja kebutuhan bayi! Kami juga telah menyiapkan kamar bayi untuk Azzam, karena menurut cerita teman-teman sesama calon adoptan, biasanya setelah visit pertama, tidak lama kemudian bayinya boleh dibawa pulang.

Ternyata, sekitar 10 hari setelah rumah kami di-visit oleh dinas sosial dan petugas panti, kami diperbolehkan membawa pulang Azzam. Penyerahan dilakukan di panti, disaksikan oleh petugas dari dinas sosial, kepala panti dan bagian adopsi, dan saksi dari pihak keluarga. Tak kuasa air mata ini menetes, ketika akhirnya kepala panti menyerahkan Azzam ke dalam pelukanku. Subhanallah… Alhamdulillah… Allah Akbar! Ya Allah, terima kasih untuk mimpi yang menjadi kenyataan. Terima kasih untuk Azzam.

Azzam bisa dibawa pulang, bukanlah akhir dari proses adopsinya. Penyerahan Azzam ke rumah, masih dalam status hak asuh sementara, jadi sewaktu-waktu Azzam masih dapat dikembalikan atau diminta kembali. Masa asuh sementara selama 6 bulan tersebut adalah masa pemantapan bagi kedua pihak. Alhamdulillah, kami sangat menikmati mengasuh dan merawat Azzam, 6 bulan berlalu terasa sangat cepat. Kami pun dihubungi lagi untuk dijadwalkan visit kedua. Visit kedua dimaksudkan untuk melihat bagaimana perkembangan Azzam di rumah. Alhamdulillah, tidak ada masalah dengan visit kedua itu.

Setelah visit kedua, kami masih harus menunggu sekitar enam bulan lagi, kemudian dihubungi kembali untuk dijadwalkan sidang adopsi. Sidang adopsi berlangsung cepat. Hanya sekitar 20 menit. Palu pun telah diketuk. Alhamdulillah, secara Negara, Azzam resmi telah menjadi anak angkat kami.

72 Comments

  1. eka
    Eka Wulandari Gobel February 25, 2013 at 12:21 am

    hwaaa…berkaca-kaca baca ceritanya, terharuu :’)
    semoga azzam selalu sehat dan tumbuh jadi anak yg baik & sayang sama ayah & bunda yaa :*

  2. fanny
    Fanny Hartanti February 25, 2013 at 12:33 am

    bunda nouf… ikut terharu dan happy bacanya..
    doanya sama dengan eka di atas.. dan welcome to parenthood yaaa :)

  3. ninit
    ninit yunita February 25, 2013 at 6:10 am

    terharu banget baca artikel ini…
    ternyata panjang yaa proses adopsi anak itu. seneng bgt azzam dipertemukan dengan ayah bunda yang selalu sayang seperti ini.

    sehat2 yaaa azzam.

  4. udhien
    Mohammad Syafiuddin February 25, 2013 at 7:57 am

    Alhamdulillah, senang dan terharu bacanya. Kayaknya memang jodoh, karena ternyata mukanya mirip :). Semoga menjadi anak yang sholeh :)

  5. ernikur
    ernikur February 25, 2013 at 8:01 am

    pagi2 mewek baca cerita ini, smg azzma selalu sehat ya moms

  6. DeviZ
    Devi Zulkarnain February 25, 2013 at 8:26 am

    T__T Barakallah ya,bunda. Semoga jadi bunda terbaik dan azzam jadi anak yg sehat, sholeh serta manfaat bagi semua :) Amiin

  7. meta.serenity
    meta.serenity February 25, 2013 at 8:28 am

    huaaaa,,alhamdulilah mba memang jodoh sepertinya… aq sampai terharu membaca cerita ini…
    semoga azzam selalu diberikan kesehatan dan makin sayang sama bunda dan ayah…

  8. MommyMinjee
    MommyMinjee February 25, 2013 at 8:43 am

    Terharuu … Sehat2 terus ya azzam … Yg sayang sm bunda dan ayah nya… Semoga nanti azzam bisa dikasi adek :)

  9. fiang
    Afiani Musyarofah February 25, 2013 at 8:48 am

    Bener2 pagi yg mengharukan..*ga sanggup nahan
    Salut dengan ceritanya dan ketetapan hati Ayah Bunda yang memilih jalan ini..
    Semoga sehat terus ya Nak..Seneng liat senyumnya..sumringah banget..

  10. BundanyaAira
    BundanyaAira February 25, 2013 at 9:15 am

    Nangis baca ceritanya hiks hiks… *menyeka air mata
    Mudah2an Azzam sehat terus ya nak, yang sayang sama ayah bunda nya. Dan bunda juga mudah2an diberi kesempatan memberikan adik bagi Azzam. AMIN.

  11. citRa
    citRa February 25, 2013 at 9:19 am

    Lgs tercekat n berkaca2.. Alhamdulillah berjodoh Azzam dgn ayah bunda.. Smg sehat trs ya Azzam, sayang sm ayah n bundanya..

  12. agnes_mamanya afiqah
    agnes_mamanya afiqah February 25, 2013 at 10:05 am

    nice story bunda..bener2 perjuangan buat dapetin azzam ya, semoga berkah untuk semuanya ^^ *sambil nyeka airmata* :)

  13. bundaliffa
    liana kirana February 25, 2013 at 10:12 am

    subhanallah..langsung berkaca-kaca eh netes nih air mata, apalagi ingat bayi-bayi di panti asuhan bayi sehat itu, lucu-lucu cantik ganteng ngegemesin T_T

    semoga azzam sehat terus yaa :*

  14. nieza
    nieza February 25, 2013 at 10:35 am

    Abis mandiin asadel langsung mewek baca cerita ini.. Azzam jadi anak sholeh yaa.. Bunda ayah pasti sayang azzam.. Berkah untuk semuanya.. Aminn..

  15. neena_ardyanti
    neena February 25, 2013 at 11:00 am

    Ikutan mewek berjamaah disini.. Subhanallah ya bunda nauf,pasti Allah yg mempertemukan bunda dengan Azzam.. Sehat2 ya nak,pinter dan berbakti sama bunda dan ayah.. :)

  16. sLesTa
    shinta lestari February 25, 2013 at 12:44 pm

    huhuuu berkaca2 bacanyaa.. thanks for sharing, semoga menginspirasi pasangan2 lain. suka sediihh sekali melihat bayi2 yang ada di panti asuhan itu yaa, disia2kan oleh ortunya, atau memang karena ga ada ortu. sudah berjuang dari mereka masih kecil.

    semoga azzam selalu diberi kesehatan, kasih sayang, keselamatan dan selalu sayang sama ayah bundanya.

  17. neni_arka
    Neni Setyoreni February 25, 2013 at 1:06 pm

    langsung mewek abis baca artikel ini..Azzam ganteng banget, sehat selalu ya nak, moga nanti Azzam bisa punya adek dari bunda. Aamiin

  18. eksinads
    Eksi Nadiasti February 25, 2013 at 1:28 pm

    Alhamdulillah… Sepertinya jodoh, wajahnya mirip sekaliii :-) Sehat terus ya Azzam…

  19. mamaqilla
    sari February 25, 2013 at 1:55 pm

    bacanya sambil mata berkaca-kaca:(,,
    ternyata utk mengadopsi itu step-stepnya banyak yah,
    dari cerita Azzam sakit, diberikan mukjizat oleh Allah sepertinya memang dijodohkan bertemu Bunda yah:-), sehat & menjadi anak yg sholeh ya nak, cintai mereka sebgaimana mereka mencintaimu

  20. hestia
    Hestia Amriyani February 25, 2013 at 2:40 pm

    Pengen nangis bacanya :’) Subhanallah, Tuhan mempertemukan Azzam dengan bunda yang menyayanginya :)

  21. Inayati
    Inayati February 25, 2013 at 3:36 pm

    terharu mbaca ceritanya bunda nouf..semoga azzam, bunda, dan ayahnya selalu disayangiNya, amiin.

  22. Bety Kurnia
    Bety February 25, 2013 at 3:51 pm

    banjir air mata baca artikel ini..azzam sudah menemukan bundanya yang sebenarnya. Bunda yang menyayanginya dengan tulus. Jadi anak yang berbakti ya ke orang tua. Muachhh buat azzam..

  23. otie
    otie February 25, 2013 at 5:22 pm

    ikutan mewek…huhuhu… Sehat2 ya Azzam… Enjoy motherhood ya bunda nouf…

  24. vieni
    Vini Ratnasari February 25, 2013 at 7:26 pm

    berkaca2 bacanya.. sehat yah azzam..

  25. bunda nouf
    bunda nouf February 25, 2013 at 9:54 pm

    halo semua…. salam kenal, terima kasih atas komentar dan doa2nya. aamiin, smg kami makin sayang sama Azzam, dan Azzam selalu diberikan kesehatan oleh Allah SWT. Azzam nurun hobi kami naik gunung lho. Baca deh artikel “mengajak si kecil naik gunung” Azzam skrg sudah 4.5thn dan sudah 3x naik gunung. We are so in love with him :)

  26. myreshka
    Myreshka February 25, 2013 at 11:11 pm

    Toss bunda nouf…. Adoption is just a way… The love is the same! Semoga Azzam sehat terus ya bunda!

  27. mommyaira
    jarvi kurnia lestari February 26, 2013 at 6:50 am

    huufff….lap2 mata berkaca2….Tuhan memang selalu punya cara yang indah ya…welcome to parenthood mama…semoga Azzam sehat selalu yaaaa…..

  28. andiah
    Andiah Zahroh February 26, 2013 at 8:09 am

    Azzam ganteenng
    dan mirip Bundanya :))

  29. LuchiaChendana
    Luchia Chendana February 26, 2013 at 9:00 am

    Bunda you make me cry this morning :( Azzam sungguh beruntung memiliki bunda…Dia mungkin bukan anak yang lahir dari rahim bunda tapi dia anak bunda yang lahir dari hati bunda :) Kalian berdua sangat beruntung :)

  30. ika saptarini
    ika saptarini February 26, 2013 at 10:45 am

    berkaca-kaca baca ceritanya. Semoga Azzam jadi anak yang sholih. jadi kebanggaan ibu bapaknya..

  31. marce febriyanto
    marce febriyanto February 26, 2013 at 11:01 am

    Ikut mewek,smog a azzam jd anak soleh n tetep sayang ayah bunda…. sehat selalu ya nak,BP bisa sembuh kok,bighug but bunda n azzam

  32. Rosalyna
    Rosalyna February 26, 2013 at 11:20 am

    Ya allah ceritanya bikin terharu,semoga Azzam jd anak sholeh,sehat selalu aminn ya rob…

  33. donaspeed
    dona February 26, 2013 at 11:51 am

    ikut senang dan terharu bacanya…pas lihat photonya azzam mirip dengan bundanya, memang jodoh ya :))

  34. rere gemini
    rere gemini February 26, 2013 at 11:52 am

    Terharu banget dengan tulisan ini.

    Azzam, semoga kehadiranmu selalu menjadi penyejuk ayah dan bundamu ya sayang :)

  35. adelina
    Adelina February 26, 2013 at 1:27 pm

    Subhanallah, bunda nouf, terharu banget baca artikelnya.. Semoga Azzam sehat-sehat selalu dan setuju sama yang lain, mirip! :)

  36. uthe_bundaadiva
    uthe_bundaadiva February 26, 2013 at 2:35 pm

    Subhanallah..mewek bacanya..semoga Azzam bahagia selalu dengan ayah dan bundamu,sehat2 ya nak…

  37. detrieciku
    detrieciku February 26, 2013 at 3:56 pm

    wahhh sore2 mewek abis baca cerita ini…
    jd inget perjuangan kakakku sendiri buat dapetin anak, yang akhirnya ngadopsi anak sodara dan skrg anaknya dah umur 4 tahun yang alhamdulillah sehat…

    azzam sehat terus yah bahagia punya ayah sama bunda yang bener2 menyayangi azzam

  38. wikit
    wikit February 26, 2013 at 4:47 pm

    terharu banget bacanya… T__T
    semoga Azzam dan Mama – Papa’nya selalu diberikan kesehatan dan kebahagiaan…

  39. bunda faris
    Yunita Maradil February 26, 2013 at 6:39 pm

    Subhanallah,, terharu bacanya, sampe berkaca2.. Alhamdulillah kalian saling menemukan & menjadi keluarga baru.. Semoga Azzam sehat terus yaa..

  40. femin
    Femin February 27, 2013 at 10:00 am

    Bunda Nouf, terharu banget bacanya, Azzam memang tidak lahir dari rahim bunda, tetapi lahir dari hati bunda dan ayahnya yang penuh cinta kasih…

  41. imaharani
    imaharani February 27, 2013 at 2:23 pm

    berkaca-kaca baca artikel ini. jadi makin bersyukur ada Hana sebagai titipan. moga Azzam sehat selalu ya bunda :-)

  42. farizmom
    farizmom February 27, 2013 at 4:17 pm

    Nangis pas di bagian “Seorang bayi mungil, kurus dan sedikit lunglai menyapa kami dengan senyum yang sangat manis…..” subhanallah Mbak, semoga Allah selalu memberkahi mbak dan keluarga…Azzam sayang, sehat selalu ya Nak…

  43. gandigemini
    gandigemini February 27, 2013 at 10:29 pm

    two thumbs dech buat bunda nouf ^_^ anak adalah anugerah yang luar biasa(adopsi/bukan)karena ternyata perlu perjuangan yg tidak mudah untuk mendapatkannya…bahagia selalu yah azzam – bunda-ayah

  44. Ningning
    Ningning February 27, 2013 at 11:10 pm

    Subhanalloh mba… Nangis bacanya. Semoga Alloh selalu melimpahkan rahmat dan rizky yang tak pernah putus untuk Mba dan keluarga. Dan semoga adek Azzam sehat sll ya mba. Amiin.

  45. upinov
    upinov February 28, 2013 at 10:09 am

    Subhanalloh Nangis bacanya padahal lagi dikantor.. smg Azzam dan Keluarganya senantiasa mendapatkan Berkah dan Kemudahan.. Sehat selalu Azzam.. :-*

  46. nidafauzi
    nida fauzia February 28, 2013 at 10:14 am

    nangissssss… TT

  47. arinta
    arinta hapsari February 28, 2013 at 2:24 pm

    nangis..terharu.. semog azzam dan ayah bunda selalu saling menyayangi sampai akhir hayat.. *ngambil tisu*
    eniwei, saya pernah berkunjung juga ke panti asuhan ini, untuk acara ulang tahun anak saya.

  48. yolin
    yolin February 28, 2013 at 2:56 pm

    duh 1 lembar tissue nyeka airmata dimeja kantor…ga sanggup baca comment2 lain….langsung post aj….hehheehe….selamat ya bunda, moga azzam sehat selalu….dan bener lho mirip…

  49. arinta
    arinta hapsari February 28, 2013 at 3:48 pm

    subhanallah semoga azzam dan ayah bunda nya selalu saling menyayangi selamanya.. terharu sangat.. *ambil tisu, seka air mata* sehat selalu ya azzam..
    dan iya, mirip looooh sama bundanya :)

  50. Bundanya Fathan
    Yuyun Yumardiah February 28, 2013 at 4:32 pm

    Bunda Nouf..salut untuk bunda yang siap mencintai anak meskipun bukan dari rahim sendiri..saya saja kadang ada kesalnya ke anak sendiri..semoga bunda nouf selalu diberikan kesabaran,dilimpahkan kasih sayang untuk azzam..wajah azzam waktu kecil mirip anak fathan..sun jauh untuk azzam..

  51. adrovivi
    adrovivi February 28, 2013 at 4:51 pm

    mewek aku baca ini. bunda nouf hebat. selamat atas pertemuannya dengan azzam. atas izin Allah, kalian berjodoh. liat fotonya, azzam bahagia banget bun. sehat trus ya azzam sayang.

  52. arinta
    arinta hapsari February 28, 2013 at 6:26 pm

    Huhuhu sungguh terharu.. *mewek sambil gelantungan di baswei..
    Membuat saya semakin bersyukur atas 2 amanah cantik saya.. Subhanallah, semoga azzam selalu sehat, sayang selalu kpd ayah bunda selamanya. Dan iya, azzam mirip bundanya loh!

  53. danindras9
    danindras9 March 1, 2013 at 8:20 am

    sungguh mengharukan…semoga azzam menjadi anak soleh selalu sehat,dan menjadi kebanggan ayah dan bunda dan sekeluarga selalu diberi kebahagiaan oleh Allah SWT…Amiin *big hug

  54. imaratania
    imara tania March 1, 2013 at 10:54 am

    ya Tuhan, saya sampai netesin airmata saking harunya :)

    azzam jadi anak kebanggaan ayah bunda ya nak, sehat selalu :D

  55. Dian Sigit
    Dian Sigit March 1, 2013 at 11:42 am

    baca sambil terharu :’) jadi tau tyt proses adopsi itu ngga mudah ya harus mll bbrp proses dl. Sehat sll ya Azzam, salam kenal dr kayla-kyara-keandra

  56. ria rahmayanti
    ria rahmayanti March 1, 2013 at 4:24 pm

    subhanAllah saya juga terharu bacanya sampai menangis..akhir penantian panjang ya mba..Allah sealu kasih sesuatu yang terbaik di saat yg tepat..semoga cepet dapet ade buat Azzam :)

  57. ibudea
    Nadia Fajria March 1, 2013 at 9:00 pm

    ikutan terharu… :’)

  58. arkandio
    arkandio March 7, 2013 at 8:16 am

    ::mewek::
    air mata saya meleleh bacanya…

  59. chocochicka
    chocomama March 12, 2013 at 5:48 am

    :’)
    TFS, mbak..
    saya ga kuat sekaligus bacanya.. beberapa kali diselingi liat website yg lain karna terharu banget ngebayanginnya..
    you’ll be a great parent, mbak.. :)

  60. greissani
    Greissani Silvana Dewi March 14, 2013 at 10:59 am

    kagum, salut, bunda nouf hebat bisa sayang seperti anak sendiri

  61. Rani Badri
    Rani Badri March 19, 2013 at 1:01 pm

    Subhanallah..
    Banyak jalan, rencana & kehendak Allah yg terkadang diluar kemampuan manusia untuk memahaminya. Melihat cerita,foto Bunda Nouf dan Azzam saya menangis haru dan ikut mendoakan semoga Azzam jadi anak yang sholeh, dan selalu menyejukkan hati orang tuanya..

  62. lia bali
    lia bali March 29, 2013 at 9:20 pm

    Duh…. bunda Nouf pasti seneng banget yach.
    Bun, saya punya kasus yang sama ma bunda.
    Bisa nggak kalau saya pengen ngobrol lebih lanjut untuk info adopsinya? Boleh minta alamat email or no telp Bun?

  63. dsimplymay
    dsimplymay April 12, 2013 at 2:15 pm

    :’)
    Subhanallah..
    terharu banget bacanya mom..
    smoga Azzam tumbuh jd anak sehat, cerdas n sholeh..:)

  64. claudiasongalin
    claudiasongalin April 17, 2013 at 4:17 pm

    wahhhh
    Cerita ini jawaraa bangetttt
    Salut bun buat perjuangannya.
    Azzam beruntung banget dapat ibu kyk kamu,,

  65. lucky.savitri
    lucky.savitri April 23, 2013 at 12:35 pm

    Slama ini aku cuma jadi silent reader di TUM. Tapi abis baca ini dan mewek hebat, aku jadi ga tahan mau komen. Bunda Nouf adalah malaikat yang dipilih Allah untuk Azzam. Azzam sangat beruntung. Sending all my love wishes buat Azzam & Bundanya :’)

  66. iparamitasari
    indah paramitasari May 10, 2013 at 11:32 am

    awesome bunda nouf…skrg azzam umur brp? bagi ceritanya lagi dong.. ;)

  67. bunda nouf
    bunda nouf July 27, 2013 at 10:18 am

    halo semua, Azzam alhamdulillah, juni kemarin 5 tahun usianya. Sekarang lagi incer2 mau “cari” adik lagi di panti. Azzam sudah minta. hehe. Untuk bunda Indah Paramitasari, kalau mau cerita lain tentang adopsi (bagaimana azzam dikasih tahu akan status nya sbg anak adopsi) bisa mampir ke blog aku http://bundanouf.blogspot.com/2013/02/anakku-tahu-kalau-ia-diadopsi.html ceritanya ada di sana. Salam :

  68. noveyu
    noveyu November 6, 2013 at 10:19 am

    amin ….semoga ..kebahagian terus berada dalam keluarga ..

  69. reyrey
    reyrey December 23, 2013 at 10:36 pm

    terharu banget baca ceritanya bunda nouf. bund ada FB ga ? boleh add ga? thx.

  70. bunda nouf
    bunda nouf March 2, 2014 at 7:41 am

    FB aku Nouf Zahrah Anastasia kalau mau mampir ke blog aku di bundanouf.blogspot.com

  71. Nargis
    Nargis February 23, 2016 at 10:16 am

    Assalamualaikum bunda…
    Saya nargis dari Bali. Saya ada kirim email ke bunda. Mohon dibalas ya. Saya menunggu blasan dari bunda agar bisa sharing. Terima kasih banyak.
    Wassalamualaikum WR WB.

Post a Comment

You must be logged in to post a comment.