Tips Menggunakan Commuter Line

ayunohime

Urban mama sering menggunakan Commuter Line? Saya termasuk Mama yang bergantung pada sistem transportasi yang satu ini. Berawal sejak pindah rumah, yang tadinya dekat dengan kantor menjadi paling jauh dari kantor; dari hanya 10 menit perjalanan ke kantor menjadi 2 jam perjalanan. Lama sekali, memang. Namun percayalah, semua akan nyaman karena terbiasa. Ada beberapa tips yang hendak saya bagi untuk Urban mama yang ingin berpergian menggunakan Commuter Line, terutama yang bekerja di kantor dan harus menggunakan kendaraan umum. Beberapa tips ini berdasarkan pengalaman pribadi, mungkin sebagian orang sudah mengetahuinya. Siap-siap?

1. Pasang alarm sejak malam hari

APA? Pasang Alarm? Ya, alarm sangat diperlukan jika sebelumnya (agak) susah atau belum terbiasa bangun pagi-pagi sekali. Ini kalau mama hendak bepergian pagi-pagi sekali menggunakan Commuter Line ya. Alarm bisa dipasang satu jam sebelum berangkat ke stasiun, jadi tidak terburu-buru berangkat.

2. Sarapan

Sarapan perlu sekali untuk memberi tenaga sepanjang perjalanan, percayalah. Bagi yang tidak terbiasa sarapan pagi-pagi sekali, bisa minum teh hangat atau camilan. Saya termasuk tipe yang kedua ini, jadi hanya minum teh manis sekedar menghangatkan tubuh.

3. Berangkat lebih awal

Salah satu kebiasaan saya adalah berangkat kerja lebih awal atau mungkin lebih pagi. Di Commuter Line pun kondisinya masih lebih santai dan biasanya gerbong masih agak kosong, walau tidak selalu dapat tempat duduk tetapi paling tidak bisa mencari posisi nyaman di dalam gerbong.

4. Informasi mengenai Jalur Commuter Line

Penting sekali untuk mempelajari Commuter Line agar Urban mama tahu harus turun di stasiun mana yang terdekat dengan kantor atau tempat tujuan.


Jangan ragu untuk mencari informasi jadwal dan jalur Commuter Line dari berbagai referensi seperti TwitterFacebook, web resmi Commuter Line. Mama bisa juga langsung bertanya ke petugas di stasiun, dengan sigap dan ramah pasti langsung dijelaskan dan dipandu. Waktu awal-awal menggunakan Commuter Line pun saya juga banyak bertanya ke petugasnya.

5. Tiket 

Tiket Commuter Line saat ini sudah tidak menggunakan karcis kertas, melainkan menggunakan kartu seperti kartu ATM. Untuk pilihan tiketnya ada ada Kartu Single Trip dan  Multiple Trip. Akan ada sistem deposit sebesar Rp5000,- yang dapat ditukar kembali saat keluar dari stasiun. Ada satu lagi cara lain yaitu menggunakan Uang Elektronik dari beberapa bank yang sudah bekerja sama dengan PT. KAI. Enaknya adalah kalau saat terburu-buru tidak perlu mengantre beli tiket, tinggal menempelkan kartu uang elektronik tersebut di pintu masuk stasiun. Saya memilih menggunakan uang elektronik karena biasanya bank yang bekerja sama ini kadang memberikan diskon atau penawaran harga khusus di saat-saat tertentu.

6. Gerbong Khusus Wanita

Bagi para wanita yang canggung untuk satu gerbong dengan para pria, PT. KAI menyiapkan dua gerbong khusus untuk para wanita: satu gerbong di depan dan satu gerbong lagi di belakang. Walaupun setiap gerbong sama saja tetapi biasanya saya lebih memilih gerbong wanita paling belakang. Jika ingin masuk ke gerbong umum juga tidak masalah.

7. Etika

Ada beberapa etika umum dalam menggunakan Commuter Line, seperti utamakan penumpang untuk keluar dari gerbong terlebih dahulu sebelum kita masuk, lalu jika ada manula, ibu hamil atau ibu yang membawa anak maka utamakan mereka untuk diberikan tempat duduk. Soal memberikan tempat duduk ini, bisa jadi mengesalkan bagi beberapa orang karena sudah capek-capek mencari tempat duduk lalu harus diberikan. Namun coba bayangkan jika orang-orang tersayang ada di posisi mereka, pasti kita senang sekali kalau ada yang bersikap baik dan memberikan tempat duduk seperti itu. Lalu sebelum hampir tiba di stasiun yang dituju, sebaiknya kita sudah bersiap-siap di depan pintu gerbong supaya saat hendak keluar tidak terburu-buru dan mengganggu penumpang lain.

8. Membawa Anak

Untuk urban mama yang menggunakan Commuter Line sambil membawa si kecil, sebaiknya tidak terlalu banyak membawa barang agar tidak kerepotan sendiri dan tetap bisa mengawasi si kecil. Usahakan perut si kecil sudah kenyang sebelum berangkat supaya saat perjalanan tidak rewel karena lapar. Commuter Line ini memang belum menjadi sistem transportasi yang sangat child-friendly. Kalau mama menggunakan Commuter Line bukan di jam-jam sibuk, si kecil bisa duduk sendiri atau dipangku oleh mama. Kalau si kecil masih usia batita, lebih mudah membawa si kecil dalam baby carrier atau sejenisnya; jika anak tertidur dan mama tidak mendapatkan tempat duduk, si kecil tetap nyaman selama perjalanan.

9. Keamanan & Kenyamanan

Memastikan diri tetap aman saat menggunakan Commuter Line juga penting supaya tidak trauma, kapok dan shock kalau tiba-tiba barang berpindah tangan ke orang yang tidak bertanggung jawab alias dicopet. Mama bisa menggunakan jaket dengan kantung di bagian dalam untuk menyimpan handphone dan dompet, bisa juga dengan memasang earphone di handphone walau tidak mendengarkan lagu, setidaknya earphone terlihat terpasang di telinga akan memberi info ke para tangan jahil kalau kita aware dengan handphone kita. Sebaiknya tidak menggunakan perhiasan yang berlebihan supaya tidak mengundang kejahatan. Selain itu, barang-barang berharga seperti dompet dan uang ada baiknya diletakkan di tempat yang aman seperti menempel ke tubuh atau disimpan di kantung bagian dalam tas, tidak dicemplungkan begitu saja ke dalam tas. Bisa juga meletakkannya dalam wadah kotak plastik supaya kalau tas disilet atau dirogoh akan terasa gerakannya. Saya biasanya menggunakan tas ransel, tas tersebut selalu saya posisikan di depan tubuh dan dirangkul/dipeluk selama menaiki Commuter Line. Untuk sepatu, lupakan high-heels. Saat menaiki Commuter Line di jam-jam sibuk, saya memilih menggunakan sepatu keds supaya kaki tidak terinjak-injak saat padat oleh penumpang. Kalau diperhatikan, ada beberapa penumpang yang menyimpan tas atau barang bawaannya di atas rak atas tempat duduk gerbong. Selama bukan pelupa seperti saya, sepertinya sah-sah saja untuk dicoba.

Kalau sudah tahu rute dan triknya, jujur saja mengandalkan Commuter Line ini bisa lebih enak daripada menggunakan sistem angkutan kota lainnya. Apakah ada tips lainnya dari Urban mama yang juga menggunakan Commuter Line? Silakan berbagi di sini ya. Selamat menggunakan Commuter Line!

13 Comments

  1. gabriella
    Gabriella Felicia February 17, 2015 at 8:29 am

    Wah makasih Ayu, tipsnya lengkap! Memang makin ke sini commuter line makin nyaman ya, stasiunnya jadi bagus dan rapi, bahkan toilet di stasiun juga bersih. Pada beberapa stasiun juga ada kabin menyuusi. Salah satu andalan saya juga, bisa menghemat waktu perjalanan dan bebas macet.

  2. ipeh
    Musdalifa Anas February 17, 2015 at 9:43 am

    Ayu, tipsnya oke banget. gue juga kalau mau ke Jakarta dan dekat dengan stasiun, gue lebih memilih naik commuter line, sekarang lebih rapih, aman, dan bersih. Dulu suka males buang air kecil di toilet2 staasiun, sekarang sih lebih bersih dan wangi.

  3. ninit
    ninit yunita February 17, 2015 at 9:59 am

    lengkap banget ayuuu tipsnya! thanks.
    wah keren yaaa sekarang toiletnya bersih. semoga makin meningkat segalanya supaya lebih nyaman.

    ayuuu gimana rumah barunya? udah beres pindahannya kan? :)

  4. hananafajar
    hanana fajar February 17, 2015 at 4:14 pm

    yuhuuu tipsnya oke banget nihh mama Ayu:)
    CL transportasi favorit deh apalagi kalau weekend sepiii bisa ajak si kecil plus ga kena macet:)

  5. ayunohime
    mamaayuutami February 17, 2015 at 4:45 pm

    Haloo [b]Mbak Gabriella[/b] *grogi,[b]Mbak Musdalifa[/b], [b]Teh Ninit[/b] & [b]Mom Hana[/b] iya Commuter Line memang semakin aman dan nyaman, Selama perjalanan juga nda terasa,tau2 sampai, satria pun sekarang lebih memilih naik Commuter Line daripada naik taksi kalau weekend,katanya seperti naik Thomas the train^^ [b]Teh Ninit[/b] Alhamdulillah ayu sudah dua bulan pindah ke rumah baru,berjuta rasanya ya Teh mengisi perabotan rumah baru hahay…

  6. yulia handayani
    yulia handayani February 18, 2015 at 11:12 am

    Wah welcome to the comline mama ayu. Saya sudah menikmati dari perjalanan kreta ini hampir 11 tahun. Dari ac alam sampe ac blower doang. Klo ga ada gangguan nyaman bgt dengan thomas ini, begitu juga sebaliknya :p
    Btw, kita di stasiun yang sama nih (klo liat dari fotonya).

  7. ayunohime
    mamaayuutami February 18, 2015 at 12:44 pm

    Woowww 11 tahun mama yulia? Mantabnya, sudah lebih expert pasti tips & tricknya, iya betul saat gangguan tiba jadi belajar ilmu sabar ya :p , mama Yulia juga di stasiun citayam kah? sama donk *toss

  8. cindy
    cindy vania February 22, 2015 at 12:32 pm

    tipsnya lengkap banget deh mba ayu..
    mudah-mudahan suatu saat bisa menikmati commuter line di ibukota bareng anak-anak :)
    TFS ya mbaa..

  9. siska.knoch
    Siska Knoch February 22, 2015 at 8:59 pm

    Tipsnya oke banget. tfs ayuuuu!

  10. arisona
    Arisona Lestari February 23, 2015 at 9:59 am

    cool tipss!!! tfs yaaa

  11. marsh
    marsh February 23, 2015 at 11:30 am

    Tips yg okeh mama ayu.. pengalaman saya ketika membawa anak, ato orangtua ato pas hamil dulu. Diusahakan di peron menunggu tepat di pintu dkt sambungan biar gampang ke bangku prioritas. Kalo pun tidak masuk di situ, melipir dulu ke prioritas. Pokoke usahakan dulu ke prioritas, kalo prioritas dirasa penuh dg orang yg jg membutuhkan barulah ke bangku umum. Alhamdulillah kalo ada yg ngasih. Klo kagak yah gpp berdiri.
    Buat yg hamil muda, jangan ragu meminta duduk di bangku prioritas krn bangku prioritas itu hak kita. Bangku umum hak orang lain yg lebih dulu di kereta.
    Oh ya, untuk informasi jadwal dan status kini krl. Yg pertama saya liat adalah aplikasi info krl dr android. Hampir 90% terpercaya. Klo ada sedikit masalah br ke medsosnya.

  12. ayunohime
    mamaayuutami February 24, 2015 at 7:12 am

    semoga dapat membantu ya mbak Cindy, mbak Siska^^ & mama Arisona , Iya Mama Marsh, oke juga tuh mama tipsnya, semenjak hamil & punya anak, aku pun jadi lebih peka terhadap prioritas seperti ibu hamil, anak & manula, kadaaaang… aku jadi pro aktif mencarikan tempat duduk untuk ibu hamil dan ibu yang membawa anak karena belum semua pengguna commuter line yang dengan suka rela memberikan tempat duduknya hiks…

  13. rinda mardjono
    rinda mardjono February 27, 2015 at 11:14 am

    hai mbak Ayu. toss sesama commuters.
    setuju dengan mbak Marsh, walau hamil muda tetep kita minta tempat duduk di bangku prioritas. justru pas masa awal kehamilan kan yang rentan ya.
    wkt hamil kmrn sih, aku sempet ngerasa gak enak kl minta tempat duduk. takut orang gak percaya kl lagi hamil. tp ada temen kejadian naik kereta pas hamil 4 bulan, tetap berdiri kegencet2 akhirnya keguguran, mana bayinya kembar :( jadi mulai saat itu, aku tetap aja minta duduk.

Post a Comment

You must be logged in to post a comment.