Topik ini pernah disinggung sekilas di thread School - SD di Jakarta, waktu itu thelilsoldier menjabarkan scr singkat spt ini:
Kurikulum Nasional: mengikuti pemerintah, (pada umumnya) menggunakan bahasa pengantar bahasa Indonesia. Contoh: SDN Menteng, Al Azhar, Tarakanita, dsb.
Kurikulum Nasional Plus: mengikuti kurikulum pemerintah plus ada sertifikasi tambahan kurikulum IB atau Cambridge atau apalah (yang paling populer IB dan Cambridge), sekolahnya harus disertifikasi dari lembaga2 tsb, berbahasa pengantar Inggris. Lebih mahal karena tambahan kurikulum itu karena harus melatih gurunya, melengkapi persyaratan lembaga, melakukan sertifikasi, dsb. Contoh: Cikal, Lazuardi, Global, dsb.
Kurikulum Internasional: harus ada akreditasi (minimal A) dari salah satu negara yang tergabung dalam Organization for Economic Co-operation and Development (OECD) atau negara maju (mungkin Singapore termasuk) artinya berstandar sama dengan negara tersebut atau diakui secara internasional. Contoh: Jakarta International School (eh cmiiw ya)
Nah, kalau aku sendiri tentunya bukan pakar sih, karena waktu mau masukkin anak2 ke sekolah juga nggak terlalu banyak survey dan juga nggak terlalu mencari tau apa sih perbedaannya.
Tapi kira2 secara umum dari apa yang aku tau, aku mau coba untuk menjawab ya, CMIIW.
Untuk National Plus, sekolah2 National Plus itu mengkombinasikan antara international curriculum dan national curriculum, jadi sekolah National Plus itu masih mengikuti kurikulum nasional, juga ada ujian nasional, tapi juga mengadopsi kurikulum international, biasanya either IB atau Cambridge.
Mengenai apa bedanya IB, A Level, Cambridge, terus terang aku nggak terlalu mengerti, aku sih melihatnya ini lebih ke arah sertifikasi yang diikuti sekolah tersebut dari mana.
Mungkin link berikut di bawah bisa sedikit membantu untuk tau apa yang ditawarkan oleh IB dan Cambridge, kalau diliat sih mirip2 ya tujuannya.
Mungkin pertimbangan lain dari segi biaya, setau aku sekolah2 yang IB itu lebih mahal daripada Cambridge.
Anak2ku sekarang ini sekolah di Binus Serpong yang berbasis Cambridge.
http://repository.upi.edu/operator/uplo
apter1.pdf