ikutan yah mamas..
kebetulan suami aq psikolog dan aq sendiri S1nya psikologi.. ;p
jadi dikit2 ngerti laaaaa..hehe..
intinya sih semua tes2 itu (bakat,minat,intelegensi,proyektif) adalah mengetahui sejauh mana potensi sso dan apakah potensi itu muncul dlm bentuk perilaku atau tidak..which is klo qta sbg org tua fungsi tes2 itu sebenernya ya sebagai bantuan bagi qta untuk memaksimalkan potensi si anak tsb sehingga anak dapat berkembang dengan optimal sesuai dengan tahap perkembangannya..tapi,banyak orang tua yg salah menafsirkan hasil tes itu sebagai judgement untuk anaknya,akhirnya malah yang terjadi si anak itu sendiri merasa memiliki "label" tertentu..si anak "pintar" si anak "bodoh"..padahal pintar dan bodoh tidak ditentukan hasil tes..IMO malah tidak ada anak pintar atau bodoh,semua anak berhak tumbuh&berkembang sesuai potensinya masing2..
soal finger print itu yaaaa,salah satu sarana aja untuk mengetahui potensi anak itu..bukan berarti klo hasil tes tidak sesuai dengan perilaku si anak maka hasil tesnya salah..mungkin justru qta sebagai orang tua tidak menyadari potensi si anak,atau justru qta sebagai orang tua yang secara tidak sadar "menenggelamkan" potensi si anak lewat gaya pengasuhan qta..karena semua alat tes itu dibuat berdasarkan hasil penelitian panjang yang valid dan reliabel,maka mestinya hasil tes itu adalah sesuai dengan keadaan umumnya..nah,ada kasus2 spesifik yang mungkin memang unik dan tidak bisa tertangkap oleh tes tersebut..disitulah letak kekurangannya..
jadi mamas,tes2 spt itu sudah seharusnya disikapi dengan bijak..mamas BERHAK mendapatkan penjelasan yang lengkap dan komprehensif tentang hasil tes yang dilakukan..karena tanpa penjelasan&pemahaman yang baik tentang hasil tes,maka hasil tes tersebut tidak dapat berbicara apa2 dan tidak berarti apa2 pula..kasian si anak..soalnya bagi bbrp anak di "tes" bener2 means di tes yang sebenarnya,jadi mereka punya kebutuhan untuk terlihat baik di mata orang tuanya..
tentunya qta sebagai orang tua adalah orang yang paling memahami&mengerti anak qta..no doubt about it..
FYI,buat aq sendiri&suami aq yg notabene orang yg berkecimpung di dunia psikologi malah belum pernah ngetes in anak kami ini itu..selain karena masih 4,5bln umurnya (hehe),qta sih uda paham betul semua jenis tes2 itu..jd ga seru lg gitu rasanya..hehe..
sorry klo kepanjangan ya mamas.. 