Mari Bermain ke Taman Piknik

Imelda Sutarno A working mom with two gorgeous krucils. Suddenly love the outdoor recreations as an impact of married with her scuba diver husband, Bambang. Take the kids from beach to the hill, from forest to the waterfall, will always give her (and her husband) joy and enthusiastic. Cooking isn’t her middle name but always trying to give her family the best food that she can. Now she lives in Jakarta.

Beberapa waktu yang lalu, saya membaca sebuah surat pembaca di salah satu koran nasional. Judul suratnya adalah “darurat ruang terbuka.” Inti dari surat tersebut sederhana saja: Indonesia, khususnya kota besar seperti Jakarta, darurat butuh banyak ruang terbuka untuk anak-anak dan keluarga. Supaya anak-anak dan orang dewasa lepas dari kecanduan gadget, supaya mereka punya tempat yang luas untuk bermain, bergerak, dan berinteraksi langsung dengan orang lain.

Sederhana namun dalam. Memanglah di kota-kota besar seperti Jakarta ini, ruang terbuka yang luas dan nyaman masih agak sulit ditemukan. Walaupun sudah ada Ruang Publik Terbuka Ramah Anak (RPTRA)  di sana-sini, namun jumlahnya tetap belum sebanding dengan pertumbuhan penduduk Jakarta yang semakin banyak dari tahun ke tahun, apalagi jika terjadi urbanisasi usai lebaran.

Bicara soal ruang terbuka, kami selalu senang jika menemukan ruang publik terbuka seperti taman untuk anak-anak bermain. Makanya setiap ada RPTRA yang dekat dijangkau, langsung kami ingin menuju ke sana.

Minggu lalu kami mendapat info dari temannya suami, ada sebuah taman baru yang lokasinya dekat dari rumah kami. Namanya Taman Piknik. Lokasinya di Jl. Manunggal II, Cipinang Melayu, Makasar-Jakarta Timur. Jika dari pinggir Jalan Raya Kalimalang, taman ini dekat dengan Jakarta Islamic School, walau sedikit terhalang karena lokasinya agak lebih rendah daripada jalan utama.

Taman Piknik

Taman Piknik

Dari info yang saya baca di sebuah media, luas taman adalah 10.078 meter persegi. Tidak seperti beberapa RPTRA yang pernah kami kunjung yang buka sampai malam,  taman ini hanya buka dari pukul 07.00-18.00 WIB. Ketika kami bertanya pada sekuriti yang menjaga, jawabannya bahwa memang seperti itulah instruksi dari Pemda, sekaligus untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan yang biasanya dilakukan pengunjung muda-mudi.

Bagian depan taman memang lengkap dengan pos sekuriti dan pagar pembatas yang membatasi taman ini dari kawasan perumahan warga. Namun bagian belakangnya masih tanpa pagar, langsung berbatasan dengan proyek perluasan jalan Kalimalang. Akibatnya tetap bisa dimasuki warga dari arah belakang. Namun sekuriti tak kalah sigap untuk meminta warga yang datang di atas jam 18.00 WIB untuk pulang sesuai peraturan.

Taman Piknik

Fasilitas yang terdapat dalam Taman Piknik ini antara lain adalah jogging track, toilet, sedikit permainan anak, serta sungai dan danau buatan. Mengapa saya bilang sedikit? Karena memang hanya ada kuda-kudaan, perosotan semen, dan permainan panjat-panjatan.



Sementara sesuai namanya, Taman Piknik, pengunjung tentunya berharap bisa gelar tikar dan piknik di taman. Namun di sana-sini terpasang peringatan “Dilarang Menginjak Rumput”. Ya, mungkin ini karena rumputnya pun baru ditanam, masih terbilang sedikit dan belum kuat diinjak dan dibebani tikar para pengunjung. Taman ini memang baru beroperasi di bulan Januari 2018. Pepohonan pun masih terbilang kurang sehingga terik matahari sangat terasa ketika siang menjelang. Namun danau buatannya dipercantik dengan bunga teratai dan jembatan tangga dari beton.

Karena kami ke sini sambil bersepeda, jadi bebas menyusuri jogging track sambil bersepeda. Jika membawa mobil atau motor, ada lahan parkir di pintu depan dekat pos sekuriti.

Taman Piknik

Taman Piknik

Walau masih ada kekurangan di sana-sini , menurut saya taman ini dapat menjadi salah satu alternatif tempat untuk “bergerak” di luar ruangan bersama keluarga. Yuk, bermain ke Taman Piknik!

4 Comments

  1. avatar
    Cindy Vania October 1, 2018 11:15 am

    Asik banget sih ada taman piknik! Walau mainannya sedikit, tapi kalau luas sih kayaknya anak2 udah suka yaa.. tinggal lari2an aja.. btw kayaknya lebih enak kalo pake rumput sintetis kali yaa.. atau yg udah subur2 kayak di kebun raya itu :)

    1. avatar
      Imelda Sutarno October 4, 2018 5:29 pm

      Nah iya mbak...kalau rumputnya sudah sesubur Kebun Raya kayaknya enak banget buat gelar2 tikar sembari piknik ya. semoga ke depannya semakin baik taman ini. Amiiin....

      1. avatar

        As .



    2. avatar

      As .



  2. avatar
    ninit yunita September 26, 2018 7:36 am

    lucu banget namanya taman piknik. yang kebayang adalah bawa keranjang berisi makanan dan gelar tikar untuk piknik bersama keluarga. semoga fasilitasnya semakin baik dan lengkap yaaa agar makin kece nih RPTRA di jakarta.

    1. avatar
      Imelda Sutarno October 4, 2018 5:28 pm

      Maaf baru balas mbak Ninit. Amiiin...mudah2an ke depan semakin baik fasilitasnya ya mbak

      1. avatar

        As .



    2. avatar

      As .



Post a Comment

You must be logged in to post a comment.