10.000 Langkah Setiap Hari

ZataLigouw

Ya, sesuai judul, saya sedang mencoba jalan kaki dengan target 10.000 langkah per hari. Saya suka lari, tapi lebih cinta jalan kaki. Sebenarnya ada alasannya: sejak punya tiga anak lewat jalur operasi, perut terkadang terasa keras dan sedikit nyeri kalau terlalu banyak lari. Jadi saya lebih memilih olahraga jalan kaki sebagai keseharian dan lari sekitar seminggu sekali, atau tergantung situasi. Misalnya akan ada race, ya latihan larinya memang dipersering.

Bicara soal jalan kaki, menurut yang saya baca dan rasakan, jalan kaki itu sangat menyehatkan, meningkatkan stamina, dan menurunkan berat badan. Ya, ujung-ujungnya itu juga karena bagi orang yang berat badannya sekitar 65-70 kg, jalan 10.000 langkah per hari bisa membakar sekitar 400-450 kalori. Asyik bukan? Lalu, cara menghitung langkahnya bagaimana?

Saya biasanya menggunakan pedometer dan fitness band untuk mengukur jumlah langkah sehari-hari. Sama dengan lari, jalan kaki adalah olahraga murah meriah yang bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja. Sebagai ibu rumah tangga dan juga ibu bekerja, jalan kaki bisa dilakukan di kantor maupun di rumah. Hampir semua kegiatan saya melibatkan jalan kaki. Mau belanja sayur di depan kompleks? Biasanya minta antar suami naik motor, tapi sejak seminggu terakhir saya lebih memilih jalan kaki; hemat bensin dan target jalan kaki pun tercapai. Begitu juga saat mengantar anak-anak ikut sekolah bola dan taekwondo yang kebetulan lapangannya super luas dengan jogging track/walking track yang bisa saya pakai untuk jalan kaki. Jadilah sekali dayung dua tiga pulau terlampaui.

Di kantor yang 80 persen kegiatan dilakukan di depan komputer, saya akan selalu mengusahakan jalan kaki juga. Entah itu mengambil air minum di pantry, fotokopi, atau pun sekedar jalan ke bawah untuk refreshing. FYI, kantor saya di lantai 7 dan saya lebih sering menggunakan tangga daripada lift.

10.000 langkah mungkin terdengar banyak dan melelahkan, tetapi sebenarnya kalau dijalani malah tidak terasa. Ini beberapa hal yang saya lakukan agar target 10.000 langkah tercapai dengan mudah:

  • Pilih tangga daripada naik turun dengan lift. Capek sih pada awalnya, tetapi setelah beberapa hari langkah jadi terasa lebih ringan.
  • Turun dari mobil atau motor agak jauh dari lokasi seharusnya. Saya sering kali memilih turun di luar gerbang kantor daripada di lobi gedung kantor karena selain bisa jalan kaki, juga lebih hemat. Hematnya karena untuk yang mengantar tetap kena biaya parkir Rp4000,- meski hanya menumpang lewat. Lebih baik berjalan kaki sedikit, bukan?
  • Antar anak dengan jalan kaki. Karena tidak setiap hari ke kantor, saya punya kesempatan mengantar anak-anak ke beberapa lokasi aktivitas mereka, misalnya les bahasa Inggris dan bimbel yang lokasinya ‘hanya’ dua kilometer dari rumah atau ke kolam renang yang hanya satu setengah kilo. Khusus untuk ke sekolah, saya tetap menggunakan kendaraan karena jaraknya lumayan jauh.
  • Mendengakan Musik. Sama seperti lari, kalau sedang berjalan kaki, saya punya playlist sendiri berisi lagu-lagu yang bersemangat tapi tidak telalu heboh seperti playlist untuk lari. Hal ini sangat membantu saya untuk lebih menikmati jalan kaki dan menghasilkan langkah yang lebih banyak.
  • Hitung langkahmu. Ini benar-benar menambah semangat. Karena saya berjiwa kompetitif, dengan tahu berapa langkah yang sudah dicapai (apalagi kalau dibandingkan dengan langkah teman lain) langsung saya lebih semangat kejar target.
  • Punya teman jalan kaki. Kebetulan beberapa temen dekat saya juga suka jalan kaki, jadi kadang kami janjian di suatu tempat untuk jalan kaki bersama-sama.
  • Jalan keliling rumah. Misalnya sudah malam dan target jalan 10.000 langkah belum tercapai sementara saya sudah tidak bisa keluar rumah lagi, biasanya saya akan mengelilingi rumah. Lucunya, ini jadi ajang saya dan si bungsu untuk bermain. Dia akan mengikuti saya dari belakang,seperti orang gerak jalan. Ibu sehat, anak senang.
jangan lupa bawa gadget untuk mendengarkan musik ya..

Yuk Urbanmama, jadi mama yang lebih sehat dan berenergi dengan rajin berjalan kaki.

9 Comments

  1. Kira Kara
    Bunda Wiwit June 2, 2014 at 6:42 am

    *toss* kita sama-sama suka jalan kaki. Aku kalo ke kantor juga 1-3 lantai masih lewat tangga. Tapi kalo ke kantor di lantai 10, kayaknya belum sanggup deh. Salut buat kamu, ta… :) Krn sering kemana-mana jalan kaki, Ki-Ka juga jadi suka jalan kaki. Mereka jadi gak mudah capek kalo diajak jalan-jalan agak jauh, jadi gak cranky.

  2. hananafajar
    hanana fajar June 2, 2014 at 9:19 am

    fitness band nya keren zataaa..jadi pengen punya juga dehhh:)

  3. cindy
    cindy vania June 2, 2014 at 11:59 am

    waaahh vivovit *salah fokus*

    gue juga nih akhir2 ini jadi lebih sering jalan kaki aja,soalnya karena anak 3 dan lagi ngga bisa ditinggal2,jadi yang paling memungkinkan ya jalan2 disekitar rumah aja.

    biasanya anak2 bakalan ngikutin dari belakang atau bakal ngebalap pake sepeda :p

    karena gue belom ada pipopit jadi biasanya pake nintendo 3ds buat cek udah berapa steps

  4. ZataLigouw
    Zata Ligouw June 2, 2014 at 1:23 pm

    iya wit, krn kita suka jalan, anak2 jg ikutan sehat ya, bener deh, mreka jg jadi jarang ngeluh kalo terpaksa jalan kaki..

    haha iya keren ya Yan ;p

    he eh cin, jalan kaki bener2 alternatif yg sehat buat kita dan anak2 ya. intinya sih olahraga apa aja, tp utk saat ini lagi bisanya jalan kaki aja,..

  5. eka
    Eka Wulandari Gobel June 2, 2014 at 4:34 pm

    zata, kompetitiiiiph! hihihi..
    seru ya ta, jadi semangat.kalo aku kemana2 jaraknya deket, jadi kalau mau ngejar >10.000 langkah ya harus lari sekitar 2-3 km.
    jadi inget udah bbrp hari ga sync vivofit, skrg sync ah..hihihi

  6. ninit
    ninit yunita June 4, 2014 at 8:56 am

    vivofit memang bikin tambah semangat yaaa buat mencapai target 10rb langkah :)

  7. Mrs. Kiki
    Etta Novretta June 5, 2014 at 3:28 pm

    Zata, keren ih 10ribu tiap hari. Mau ikutan ah, tapi dari sepertinya ada dulu, entah bisa atau gak tuh, hihi…
    Btw, fitness bandnya gak kalah yahud euy…. ;)

  8. rainiw
    Aini Hanafiah June 8, 2014 at 1:19 am

    aduh Zataa… warna vivofitnya keren banget! xD

    di kota kutub ini enak banget buat jalan kaki, kemana2 ‘dipaksa’ jalan kaki karena jaraknya nanggung kalo naik bus hihi. kalo ke mall suka gak rela bayar bus 50rebu sekali naik krn jaraknya cuma 4-5km :P

  9. Shinta_daniel
    Shinta Daniel June 9, 2014 at 8:14 am

    Warna turquiosenya seger banget Ta, matching lagi vivovit sama phonecasenyaa… vivovit beli dimana toh? asik juga ya bisa ngecek langkah kaki biar tambah semangat…

Post a Comment

You must be logged in to post a comment.