Pentingnya Car Seat

otty

Sewaktu hamil Nara (4 thn 4 bln), salah satu perlengkapan bayi yang saya siapkan adalah car seat. Saya memutuskan untuk membeli car seat karena saya akan banyak bepergian berdua dengan Nara, jadi ia akan aman duduk di car seat sementara saya menyetir. Lagi pula saya dan suami senang melakukan road trip, jadi Nara bisa duduk tenang di car seat-nya sepanjang perjalanan.

Nara dan Niska sudah langsung ditaruh di car seat sejak pertama pulang dari rumah sakit. Karena itulah saya lebih dulu punya car seat daripada stroller. Walaupun banyak mendapatkan pertanyaan dari orang-orang di sekitar saya yang menganggap saya terlalu tega membiarkan bayi baru berusia beberapa hari duduk di car seat, saya lebih mementingkan keamanan. Menurut saya, lebih aman mereka duduk di car seat saat berada di mobil ketimbang saya peluk dalam gendongan.

Dulu saya belum banyak melakukan pertimbangan macam-macam saat memilih car seat. Yang penting cocok untuk bayi baru lahir dan terlihat nyaman. Belakangan saat hamil Niska (19 bulan) saya baru tahu bahwa ada panduan untuk memilih car seat yang tepat. Ternyata menggunakan car seat yang tidak sesuai dengan berat badan justru bisa mengurangi keefektifan car seat menjaga keamanan saat terjadi kecelakaan. Berikut ada lima tips untuk memilih car seat yang tepat:

  1. Car seat dibagi-bagi menjadi beberapa kelompok yang disesuaikan dengan berat badan anak. Sebaiknya sebelum membeli car seat, timbang dulu berat badan anak agar bisa memilihkan car seat yang benar-benar sesuai.
  2. Sebenarnya penting untuk membiarkan anak pada posisi rearward-facing selama mungkin, karena posisi itu lebih aman. Hal ini dilakukan agar saat mobil terpaksa berhenti mendadak, badan bayi tidak terdorong ke depan dan tercekik sabuk pengamannya. Setelah anak berusia lebih dari setahun, tidak masalah jika urban mama ingin memasang car seat-nya menghadap depan. Satu lagi yang pantang dilakukan adalah memasang car seat di kursi depan mobil, karena pada mobil yang memiliki teknologi air bag, car seat-nya justru akan terdorong dan melukai si kecil.
  3. Model mobil kita juga memegang peranan penting, jadi pastikan untuk mencoba memasang car seat yang akan dibeli di dalam mobil.
  4. Pelajari baik-baik berbagai fitur yang ada pada car seat sehingga penggunaan car seat bisa maksimal.
  5. Lebih baik lagi jika kursi mobil kita sudah mengikuti standar ISOFIX sehingga kesalahan dalam penginstalasian car seat bisa diminimalkan.

Untuk keamanan, sebaiknya bayi baru lahir langsung memakai infant car seat (group 0+ atau group 0-1) saat pulang dari rumah sakit dan terus memakai car seat (group 1-2-3) sampai beralih ke booster seat (group 2-3) ketika berat badannya sudah mencapai 15 kg. Anak sebaiknya terus memakai booster seat sampai tingginya mencapai 135 cm atau sudah berusia 12 tahun (tergantung mana yang lebih dulu). Berdasarkan data yang ada, car seat mengurangi risiko kematian sebanyak 71% bagi bayi dan 54% bagi anak usia 1 – 4 tahun. Booster seat mengurangi risiko cedera serius sebanyak 45% pada anak usia 4 – 8 tahun.

Jadi sebaiknya rencanakan dengan matang sejak bayi masih di dalam kandungan, car seat jenis apa yang ingin digunakan dan sesuaikan juga dengan budget yang ada. Sekarang ada banyak sekali pilihan car seat yang ada, yang terpenting utamakan keamanan dan keselamatan, serta jangan lupakan kenyamanan anak. Jika perlu bantuan dalam memilih car seat, silakan datang ke Mothercare karena staf mereka akan membantu urban mama dalam menentukan car seat yang cocok.

Urban mama mungkin punya cerita saat memilih car seat untuk si kecil, atau mungkin punya car seat idaman yang akan dibeli untuk menyambut kelahiran bayi? Atau ada urban mama yang punya cerita tentang cara membujuk anak menggunakan car seat atau berbagai tips menarik lainnya? Atau mungkin cerita dari urban mama yang ‘gagal’ membujuk si kecil menggunakan car seat? Silakan submit cerita urban mama di sini dan jangan lupa dilengkapi dengan foto-foto ya. Ada 50 voucher dari Mothercare untuk 50 urban mama pertama yang mengirimkan artikel dan ada hadiah utama car seat bagi pemenangnya.

24 Comments

  1. ninit
    ninit yunita November 8, 2013 at 5:47 am

    otty!
    baca artikel ini jadi inget kalo duluuu pas gw hamil alde, yang paling ‘bawel’ buat beli car seat adalah suami. dari semua barang yang kita punya buat baby adalah car seat.

    jadi pulang dari rsb, alde langsung disimpan di car seat. jadinya dari kecil udah terbiasa dan yang penting, aman. karena waktu itu gw suka nyetir kemana-mana sambil bawa alde.

    wih asiiik! ada 2 car seat dari mothercare buat dibagi-bagiin? waaa urban mama harus pada ikut niiih kontesnya! :)

  2. eka_sari
    eka_sari November 8, 2013 at 8:54 am

    hihi.. iya teh ninit, waktu hamil anakku yang pertama, kami juga paling rempong nyariin stroller sama carseat. berhubung waktu lahiran kakak kami masih tinggal di spore, carseat itu wajib hukumnya, jadilah udah siap sedia buat yang newborn sm toddler punya..

    sekarang sampe di jkt, si kakak udah agak susah duduk di carseat, paling kasian si kalo ketiduran, karena mundurin carseatnya ngga bisa banyak.. tapi memang carseat itu penting banget ya buat keamanan anak kita juga..

  3. teta
    teta November 8, 2013 at 9:29 am

    Eh ada foto Nara dan Niskala di sini. Salam kenal ya mama Nara, kita tetanggaan di TPR. Biasanya yg ajak jalan2 mbak Tun sih hehe. Yama dari lahir sampe usia 6 bulan masih mau paket car seat, tapi setelah itu kok gak mau lagi ya huhu. Mungkin karena kami kurang konsisten setelahnya, sering bepergian naik kereta api dan di kota tujuan gak ada car seat, atau sering angkat Yama untuk nenen asi, ada keluarga lain di mobil sehingga tidak cukup ruang dsb.. Alhasil sekarang baru terasa repotnya, di usia 2 tahun 3 bulan, anak seusia Yama sudah susah sekali duduk manis sendiri walaupun diberi berbagai stimulus menarik. Kadang mau, seringnya tidak. Ke depan belakang depan belakang, pernah terjungkal dan terjerembab ke depan pun dia gak kapok, saya yang sport jantung. Mudah mudahan cepat bisa duduk manis lagi, saya iri dengan anak2 teman yang anaknya duduk baik di car seat karena lebih aman untuk semua. Sekarang saya hamil adiknya Yama, diskusi awal dengan suami adalah gimana caranya adik yama lulus car seat hingga besar hehe.

  4. cindy
    cindy vania November 8, 2013 at 11:10 am

    waah,Nara sama Niska anteng banget di carseat nya ya mbak otty!

    Gue adalah yang paling telat make carseat buat Fofo,karna baru ngeh pas dia 1.5th. trus belajar dari kesalahan,pas Herbie sama maghma lahir ngga lupa buat bawa carseat dimobil buat perjalanan pulang.

    Gue sih suka kalo anak2 duduk di carseat,tangan begas pegel2,dan ngga ada anak yang nyungsep2 kalo ngerem mendadak. AMAN lah intinya :)

    duh,masih naksir maxcos nya Nara nih gue

  5. nenden tjahjadi
    nenden tjahjadi November 8, 2013 at 11:36 am

    saya sampai sekarang masih berjuang nih untuk membiasakan si kecil Amala usia 14 bulan untuk duduk manis di car seatnya. Nangis kejer kalo didudukin di car seat, dan akhirnya saya juga sama papanya Amala yg luluh, saya atau nanny nya duduk di belakang sambil megangin dia. gak aman sih memang, mungkin ada tips dari mama2 disini untuk membiasakan si kecil akhirnya duduk manis di car seat. Makasih.

  6. niquen
    Niquen H. Harjo November 8, 2013 at 12:02 pm

    Syukur alhamdulillah anak saya Felicia (hampir 3thn) awet duduk di carseat, dari sejak lahir sampe skrg. Waktu lahir pake carseat tipe infant yg bisa ditenteng2 dan diceklik ke stroller. Umur 9bln ganti carseat yg lebih besar yg bisa s.d 15kg. Menjelang 15kg ini (ayo nak, makan yg banyak biar cepat besar n ganti carseat!) dan tingginya udah 90cm-an, kami lagi cari2 ‘carseat anak besar’.. Anak saya selalu berduaan dgn saya ke mana2 kalo ayahnya kerja, maklum ngga ada ART atau nanny.

    Yang ngeselin, banyak bgt komentar miring org2 ttg pemakaian carseat anak saya. Dari mulai teman (yg gagal nyuruh anaknya duduk di carseat), mertua, bahkan dr supervisor di kantor.. “Sampe kapan nih Felicia mau ‘diiket’ di carseat? Kasian nggak bebas.. Udah gede, suruh duduk aja sendiri, biar bebas.” Hhhhh, agak geregetan dengernya.

  7. eka
    Eka Wulandari Gobel November 8, 2013 at 12:03 pm

    penting banget ya memang memilih car seat yang sesuai dengan ukuran tubuh anak. waktu itu memang gak pake car seat pulang dari rumah sakit setelah melahirkan, karena car seat yg ada masih kebesaran. jadi bayinya dipeluk sama neneknya :D sekarang sih udah canggih ya, car seat berbagai ukuran ada. keren deh.
    mana hadiah dari mothercare keren banget ini..mau coba kirim artikelnya ah :)

  8. Umah Nunki
    Nunki Herwanti November 9, 2013 at 10:47 am

    Seperti mommy lain yang mendapatkan cibiran2 #tsah tentang carseat.. klo saya cuekin aja. Mereka bicara bgitu krn mrk ga tau. Yakin deh.. mereka yang komen begitu pasti pengen bgt klo pergi2 anaknya duduk manis sendiri atau paling ga, tangan ga pegel.. baju ga kusut.
    dulu ortu saya begitu, tp pas lihat manfaatnya dan ngerasain betapa ga bisa diemnya Nami klo ga ditatuh dicarseat, beliau2 bisa jawab sendiri mana yang lbh baik dan aman.

  9. cluelessmom
    Mia Aristanti November 10, 2013 at 9:09 pm

    Saya juga amat pro-carseat. Aman dan nyaman bagi anak saat bepergian, nyaman juga bagi orang tua :) waktu baru lahir Jojo pakai carseat yang rear-facing yang ada kanopinya, sampai kepalanya mentok di kanopi usia sekitar 5 bulan barulah ganti ke carseat front-facing sampai sekarang (batasnya 15kg sedangkan Jojo baru 13.2kg). Pada umumnya sih Jojo nggak banyak protes saat kita dudukkan di carseatnya karena udah tau peraturan: naik mobil = duduk di carseat. Tetapi kadang memberontak juga terutama saat lagi cranky. Kalau Jojo nggak duduk di carseat, saya yang gempor meganginnya kerna tingkah polahnya yang luar biasa di dalam mobil. Semua mau dipegang dan dimainin, dari blower AC, lampu langit-langit sampai tuas persneling di depan. Sangat tidak aman! tapi begitu dia duduk di carseat dan pakai seatbeltnya, pasti anteng baca buku, pegang mainan atau malah ketiduran. Saran saya untuk menambah kenyamanan di carseat:
    1. Pasang sunshade di kaca mobil biar anak ga kepanasan
    2. Taruh box berisi beberapa mainan kesukaannya untuk dimainkan saat dia bosan
    3. Taruh beberapa buku juga untuk dilihat-lihat di jalan
    4. Di sebelah carseat letakkan bantal lucu, jika ngantuk si anak bisa mengambil sendiri bantal itu untuk dipeluk
    Happy travelling :)

  10. tephdoetz
    Claudia Harvienda November 11, 2013 at 11:49 am

    Saya kirim artikelnyaaaa … Semoga dapet voucherrr … Hihihihi … Yg penting bisa menginspirasi buat ibu2 yg sedang berjuang buat anaknya bs duduk di car seat. Semangatttttt!!!!

  11. Inayati
    Inayati November 11, 2013 at 11:52 pm

    terimakasih atas artikelnya ya :)..mungkin memang sudah waktunya di tanah air ada peraturan tertulis mengenai wajibnya penggunaan car seat utk perlindungan keamanan si kecil ya?. di sini saja hingga tinggi 150 atau usia 12 tahun, anak masih wajib memakai car seat (yg sesuai dg usianya atau beratnya) atau peninggi tempat duduk, ndak lain untuk perlindungan keselamatan. semoga satu saat keadaan di tanah air akan ke arah sana ya, aamiin.

  12. ipeh
    Musdalifa Anas November 12, 2013 at 7:07 pm

    Halo mamas, mau menambahkan mekanisme kontes cerita tentang carseat ya:

    1. Kontes cerita berakhir pada tanggal 23 November 13 pukul 23:59
    2. Urban mama yang mensubmit cerita setelah tanggal dan waktu ditentukan tidak akan dihitung
    3. Pengumuman pemenang tanggal 27 November 2013

    Dan hadiah untuk urban mama yang beruntung:

    Hadiah Pertama : 1 buah carseat senilai Rp 2,299,000
    Hadiah Kedua : 1 buah booster senilai Rp 559,000 + Voucher Diskon Rp500,000
    Hadiah Ketiga : 1 buah Mothercare Birdy Breezer Cooling Fan senilai Rp 379,000 + Voucher Diskon Rp400,000
    Hadiah Keempat : 1 buah Car Sunblind senilai Rp 199,000 + Voucher Diskon Rp 300,000
    Hadiah Kelima : : 1 buah Car Sunblind senilai Rp 199,000 + Voucher Diskon Rp 300,000

    Seru banget kan hadiahnya?
    Yuk ditunggu cerita urban mama dan good luck!

  13. lindakusrini
    linda kusrini November 16, 2013 at 12:13 pm

    Tadi coba submit cerita tapi masih blm bisa, bsk coba lagi dan semoga bisa dan menang, amin

  14. catluna
    Annisa Satriana November 28, 2013 at 7:37 am

    Udh diumumin blm sih pemenangnya?

  15. The Urban Mama
    The Urban Mama November 28, 2013 at 5:58 pm

    Halo Urban Mama….

    Sebelumnya kami dari The Urban Mama mengucapkan terima kasih kepada semua urban mama yang telah berpartisipasi di kontes cerita ini, tulisan dan cerita yang masuk ke kami semuanya bagus dan informatif. Dan akhirnya setelah melewati proses yang cukup panjang, inilh 5 pemenang kontes cerita Car Seat:

    Pemenang Pertama : Claudia Harvienda
    Pemenang Kedua : Annisa Satriana
    Pemenang Ketiga : Tiara Rahayu Azhari
    Pemenang Keempat : Vibe
    Pemenang Kelima : Hanana Fajar

    Selamat kepada pemenang, silakan kirim biodata (nama, alamat, email, no hp) ke [email protected] ya.

    Dan untuk 50 urban mama yang telah berpartisipasi akan mendapatkan voucher dari mothercare. Terima kasih urban mama, terima kasih Mothercare yang telah support kontes ini.

    Nantikan kontes The Urban Mama selanjutnya ya!

  16. cindy
    cindy vania November 28, 2013 at 9:02 pm

    waah,selamat ya untuk para pemenang dan buat semua mama yang sudah submit cerita,terimakasih karena sudah berpartisipasi! :)

  17. lindakusrini
    linda kusrini November 28, 2013 at 9:13 pm

    Daftar 50 mama yang dapat voucher bisa dilihat dimana?

  18. tephdoetz
    Claudia Harvienda November 29, 2013 at 12:03 am

    Ihiyyyyy …. Trimikisi TUM, Mothercare Indo dan ibu2 skaliannnnnn

  19. hananafajar
    hanana fajar November 29, 2013 at 11:32 am

    Whuaaa Alhamdulillah… Kalau ga dikasih mom @pipijojo di grup bc March ga bakalan tau nih kalau mjadi salah satu pemenang hehe..
    Makasi yaaa The Urban Mama, Mothercare, dan juri2 nya hehe:***
    Jadi semangat pengen ikutan kontes lainnya hihi:)

  20. catluna
    Annisa Satriana November 30, 2013 at 1:58 pm

    Eh iya, yg 50 pengirim pertama dpt voucher juga ya? Kalo udah dpt hadiah juara 2, msh dpt voucher 50 pengirim artikel pertama ga? Kayanya saya juga masuk yang awal2 ngirim artikel deh, hahaha.. Dimana liat 50 pengirim pertamanya ya?

  21. Mommyadit
    Mommy Adit January 29, 2014 at 11:06 am

    Alhamdulillah, awalnya saya meniru cara mendidik anak dari teman saya yang tinggal di luar negeri, dari kecil anak tidak diajarkan untuk terlalu banyak gendong, dari akhirnya saya tiru saya ajarkan anak saya dari usia lahir sudah saya taruh di car seat, dan sukses! sampai sekarang ketika anak saya masuk mobil dia sudah anteng di car seatnya. Buat saya, saya puas, mendidik anak mandiri.

  22. wine7179
    wine7179 February 26, 2014 at 11:47 am

    info nya berguna sekali mom… saya juga selalu menggunakan carseat dan Mikha (5bulan) memang lebing nyaman duduk di carseat, karena saya suka bepergian denga mikha berdua rasanya ga tega juga kalo dia duduk dibelakang, kalo dia nangis gimana hehehe … jadi mau gak mau baby nya duduk didepan …

  23. mamikaley
    mamikaley July 7, 2015 at 4:14 pm

    Misua orgnya ga pnah mau repot… kt pnya car seat n stroller tp misua lbh suka baby dgendong nanny.. katanya biar babynya bobonya tenang. trus ga keganggu bobonya. dan kalo dgendong nany n pk seatbelt anak jg lbh aman. pdhal aku udh sering debat bahwa car seat itu penting dan stroller.. biar anaknya jd ga kebiasaan minta gendong.. tp misua tetep ama pendiriannya. skrg baby umur ampir 7bln ga pnah mau duduk di stroller apalagi carseat… br duduk bentar aja dah nangis… meskipun lg tdur pules trus pindahin ke stroller ga lama bangun n nangis… jdnya kl lg ga ada nanny aku yg repot gendong ampe ga bs ngapa2in… mgkin krn anak pertama jdnya lbh d protect padahal caranya salah haisssss…

  24. NiaQuazi
    NiaQuazi January 28, 2016 at 7:46 am

    Setuju mom, bayi lebih ga aman jika duduk di pangkuan atau digendong di mobil

Post a Comment

You must be logged in to post a comment.