b_3k4..wah mom, problemnya kita sama nih
.
Anakku, cowok 3 yo juga blm bisa menghafal & mengenali warna, bahkan untuk 3 warna primer sekalipun (merah, kuning, biru) dan 1 warna primer hijau. Masih kebolak-balik terus. Padahal sering juga diajari.
Pernah aku push dia dgn rada keras dg memakai puzzle yang menyusun berdasarkan warna, hasilnya dia malah ngambek berat. Yap, dia mmg anak yg perfeksionis, paling ga bisa nerima dibilang dia salah.
Kalau di kasusnya anakku, kebetulan anakku termasuk anak yg speech delay. Dari beberapa referensi yang pernah kubaca, pada anak yang perkembangan otak kanannya lebih cepat dibandingkan perkembangan otak kirinya (contohnya pada beberapa kasus anak speech delay), anak memang akan lebih susah untuk membedakan warna dibanding mendefinisikan nama barang, menggambar, menyanyi dsb.
Salah satu buku yg membahas ttg ini (anak susah melabel warna) adalah "anakku telat bicara" karangan julia maria van tiel.
Mertuaku (kebetulan suamiku dl juga speech delay) juga mengatakan hal yang sama padaku, sewaktu kecil suamiku juga kesulitan membedakan warna, malah bisa membaca duluan dibanding membedakan warna (sekitar 3 th baru ngomong, 4 thn bisa baca, dan 5 th baru bisa membedakan warna). Makanya waktu melihat aku terlalu "mem-push" anakku untuk belajar warna mertuaku bilang "ah, belajar warna gampang, nanti juga bisa, jangan terlalu dipaksa". Tiap anak beda2 ya.
Tapi ini hanya cerita dari sudut pandang yang berbeda ya. Kalau mmg mau dikonsultasikan ke dokter juga monggo. Mudah2an Ferrel ga papa ya.