Tips Agar Anak Gemar Belajar Menulis

Imelda Sutarno A working mom with two gorgeous krucils. Suddenly love the outdoor recreations as an impact of married with her scuba diver husband, Bambang. Take the kids from beach to the hill, from forest to the waterfall, will always give her (and her husband) joy and enthusiastic. Cooking isn’t her middle name but always trying to give her family the best food that she can. Now she lives in Jakarta.

Setiap anak dilahirkan unik dan berbeda. Ada yang orangtuanya super lucky mendapatkan anak yang manis nan penurut, ada pula orangtua yang diuji kesabarannya dengan dititipkan oleh Allah SWT anak yang sulit diatur.

Anak sulung saya termasuk yang tengah-tengah. Terutama dalam urusan belajar. Setiap kali diminta untuk belajar, ibunya harus tarik urat leher dulu, memperpanjang sumbu kesabaran, dan seringkali tetap diakhiri dengan marah. Bukan contoh yang baik ya, urban mama?

Anak saya sudah mau masuk SD, sudah saatnya mulai diajarkan untuk rajin menulis. Karena kan kalau sudah SD belajar jauh lebih serius dan selalu ada kegiatan mencatat. Nah, Alun ini sering mengeluh malas dan capek untuk menulis. Menulis bukanlah aktivitas favoritnya. Dia bisa menghabiskan waktu satu jam fokus bermain aneka mainan heavy equipment nya sambil berimajinasi membangun pertambangannya sendiri, atau memiliki proyek pembangunan jembatan dan sejenisnya. Tapi cobalah ajak ia menulis, duh satu baris saja sulit sekali.

Saya mencoba mencari cara yang menurut saya mudah dan bisa dilakukan ibu bekerja seperti saya ini. Akhirnya idenya begini: membuat ia mau menulis dengan memberikan pertanyaan-pertanyaan seputar hal yang saat ini ia sukai. Nah selain heavy equipment, beberapa yang ia sukai di antaranya: Boboiboy, Upin Ipin, film robot Transformers dan Real Steel.  Soal tulisan ini bisa dikerjakan di buku tulis atau di white board (jika punya), dan biasanya saya siapkan sebelum berangkat kerja.

Ada dua hal yang bisa didapat dari aktivitas ini:

1. Membuatnya menjadi rajin menulis. Dengan soal-soal seputar apa yang ia senangi, ia akan semangat untuk memberikan jawabannya. Contohnya seperti ini:

2. Secara tidak langsung kita bisa mengeksplorasi apa yang ada dalam pikiran anak mengenai suatu permasalahan atau hobi  yang ia gemari. Semakin besar usia anak, terkadang mereka tidak suka kalau secara frontal kita (sebagai orangtuanya) bertanya misalnya, "Kamu kenapa sih suka sama roti cokelat?"  atau "Kenapa sih kamu mesti mandi sore?" Dijamin mereka malah merasa risih dan ogah-ogahan menjawab karena merasa orangtuanya kok kepo banget? Namun ini bisa kita akali melalui pelajaran menulis seperti ini. Seperti contoh di soal yang saya buat ini, Alun beberapa kali hanya menjawab: "ya suka aja" tanpa alasan yang jelas. Kemudian ada pula jawaban yang tidak nyambung lainnya seperti pada soal tentang helm. Khas anak-anak banget. Biarlah, tidak apa-apa. Mudah-mudahan ke depannya bisa lebih eksploratif lagi jawabannya.

Setiap hari soal akan selalu berganti-ganti. Memang sengaja dicari yang jawabannya singkat-singkat, tidak panjang sampai dua tiga kalimat. Bertahap saja. Semakin hari bisa jadi pertanyaannya semakin beragam dan soalnya bertambah secara jumlah.

Semoga ke depan saya memiliki ide-ide menarik lainnya untuk membuatnya semangat belajar.

9 Comments

  1. avatar
    Astin Astanti May 4, 2016 7:03 pm

    Terima kasih ya Bun, untuk sharingnya... anakku juga akan masuk sekolah SD, tapi susah sekali diajak untuk belajar menulis

    1. avatar

      As .



  2. avatar
    Honey Josep May 2, 2016 3:48 pm

    Alun lucu sekali jawabannya.

    Mama Imel kreatif sekali, tfs :)

    Pasti Alun senang sekali ya karena ga berasa belajar kalau kayak begini :)

    1. avatar

      As .



  3. avatar
    Imelda Sutarno May 2, 2016 10:42 am

    Alhamdulilah dimuat lagi, terima kasih mama mods semua. Senang rasanya kalau tips ini bermanfaat untuk semua mamas yang ada di sini. Yuk dicoba di rumah ya :)

    1. avatar

      As .



  4. avatar
    Siska Knoch May 2, 2016 8:47 am

    Makasi tipsnya mama imel, perlu nih karena abang mulai lancar baca tulis tp tulisannya masih kayak tulisan dokter jaman dulu :D
    berguna banget nih!
    tfs sekali lagiiii

    1. avatar

      As .



  5. avatar
    Gabriella F May 2, 2016 8:12 am

    Wah seru memang kalau belajarnya seperti ini. TFS ya mama imelda...

    1. avatar

      As .



Post a Comment

You must be logged in to post a comment.