Jadi ikutan pengen ngasih masukan nih..
kebetulan kantorku punya program pencegahan kanker leher rahim aka cervix untuk daerah Kab. Karawang dengan menggunakan metode deteksi dini IVA, jadi moga-moga aku bisa ngasih masukan ya buat yang rencana mau vaksin.
Memang vaksin itu berguna banget untuk cegah kanker leher rahim.. tapi ada tapinya nich.. hanya akan tokcer diberikan kepada yang belum pernah berhubungan sex, kenapa? karena kanker leher rahim itu disebabkan oleh virus HPV yang dapat ditularkan melalui hubungan sex. Jadi kita nich ibu-ibu udah pasti beresiko banget kena virus HPV.
Apakah harus vaksin? terus terang ini masih pro dan kontra, even di negara yang sudah maju sekalipun, yang setahu aku program vaksin ini lebih ditujukan untuk anak remaja umur 9-14an tahun dengan asumsi umur segini mereka belum berhubungan.
Trus kalo nga vaksin gimana mencegahnya? ya PAP SMear atau Tes IVA jadi salah satu metode deteksi dini yang bisa kita lakukan, karna dengan mengetahui sejak dini tentunya dapat dilakukan tindakan yang pastinya akan lebih cepat menolong sebelum kanker menjadi..
oh iya, kanker leher rahim ini dikenal kanker yang toleransinya cukup tinggi.. kenapa? karna begitu virus HPV kena, masih ada 5-10 tahun jenjang waktu yang diperlukan virus tersebut untuk menjangkiti cervix kita sehingga menjadi kanker. Makanya perlu deteksi dini, sehingga sebelum menjadi kanker, bisa diobati..
oh iya, faktor risiko dari penyakit ini antara lain :gonta ganti pasangan hub. sex (baik kita maupun pasangan), daya tahan tubuh rendah , merokok, melahirkan banyak anak, pernah kena penyakit IMS.
duch moga-moga informasinya bermanfaat dan mom's bisa ambil keputusan bijak apabila tidak atau mau di vaksin, secara muahalll dan menurut saya pribadi kurang efektif lagi hehehe
ask, believe then receive... thats the secret
@FmLambe