It’s Not Okay for In-Laws to Undermine Your Authority
Yang bisa terjadi adalah mertua/ipar anda tidak sadar bahwa mereka membuat anda merasa tersinggung. Atau mereka AWARE bahwa mereka membuat anda merasa tersinggung, tapi mereka tidak tahu bagaimana caranya untuk berubah. Anda bisa katakan ke mereka secara langsung perubahan apa yang anda harapkan dari mereka.
berikut adalah beberapa hal yang bisa anda katakan ketika anda mendapatkan perasaan bahwa mereka mencoba untuk mengambil kontrol terhadap anak anda :
• “Saya senang mama/papa menghabiskan waktu bersama (nama anak), tapi mulai sekarang, saya butuh mama/papa tanya dulu ke saya apakah tidak apa-apa untuk membawa (nama anak) ke bioskop.”
• “mama/papa sangat murah hati dan saya hargai itu. Saya tahu mama/papa mencoba untuk melakukan hal yang baik untuk (nama anak) dengan membelikannya (misal : PSP, IPAD), tapi saya dan suami sedang mengajarkan (nama anak) untuk belajar menabung. Tentu saja mama/papa tidak tahu mengenai hal ini karena saya tidak terpikir untuk mengatakannya. Ke depannya, saya butuh mama/papa untuk memberitahukan saya sebelum membelikan mainan yang mahal seperti itu.”
• “ Saya butuh bantuan mama/papa. Saya kawatir bahwa (nama anak) menjadi semakin materialistis. Apakah Mama/papa bisa bantu saya dengan mengajarkan (nama anak) makna uang dengan mengurangi membelikannya mainan yang mahal? Saya sangat menghargai bantuan mama/papa dan saya tahu (nama anak) akan tetap sayang sama oma/opa walaupun oma/opa tidak muncul dengan membawa hadiah setiap kali bertemu.”
• “ Saya minta maaf kalau mama/papa tidak setuju dengan cara mendidik kami. Tapi itu bukan keputusan mama/papa.”
• “ Itu tidak baik jika mama/papa meremehkan otoritas saya di depan anak-anak. Mulai sekarang, jika mama/papa punya opini mengenai cara mendidik anak, saya harap mama/papa bisa langsung bicara ke saya secara pribadi tentang hal itu atau simpan dalam hati.”
• “ ma/pa, saya ingin sekali mama/papa dan (nama anak) untuk sering menghabiskan waktu bersama-sama, tapi jika mama/papa meremehkan otoritas saya dengan (misal : memberikan junk food) lagi, maka saya tidak mengizinkan mama/papa untuk menghabiskan waktu dengan (nama anak) lagi. tidak satupun dari kita yang ingin hal itu terjadi. jadi saya harap mama/papa akan menghormati permintaan saya.”
sementara beberapa aturan akan berlaku tanpa memperhatikan tempat anak Anda pergi atau dengan siapa dia pergi. Persiapkan diri anda untuk sedikit fleksibel terhadap peraturan di rumah mertua anda. daripada mencoba untuk menetapkan aturan tentang setiap hal, ajarkan anak anda mengenai perbedaan peraturan antara di rumah mertua dan di rumah anda sendiri. Contohnya, oma/opa diperbolehkan untuk membiarkan anak anda untuk makan di sofa ruang tamu, tapi hal itu tidak diperbolehkan di rumah anda sendiri. Atau anak anda diperbolehkan untuk berlarian di dalam rumah anda sendiri, tapi tidak boleh jika sedang di rumah oma/opa nya.
Sadari bahwa bagaimanapun juga mertua anda adalah seorang manusia biasa dan mereka pastilah tidak sempurna. Cobalah untuk mencari keseimbangan antara flexibility dan ketegasan. Cobalah untuk mengabaikan masalah kecil dan menetapkan peraturan untuk hal utama. Miliki kepercayaan diri dalam kemampuan pengasuhan Anda dan jangan tersinggung jika mertua anda tidak menyetujui keputusan Anda.
Last edited by sLesTa (2011-02-17 16:06:00)