Parenting / Pregnancy

Articles

Tetap Tenang Ketika HPL Lewat

Tetap Tenang Ketika HPL Lewat

41 Minggu? Bagaimana jika kehamilan selalu lewat dari HPL? Cemas dan degdegan pastinya, tetapi harus berpikir positif dan tenang agar dapat melahirkan dengan bahagia. Berikut beberapa tips yang Urban mama dapat lakukan ketika HPL lewat.

Melahirkan di RS Kemang Medical Care

Melahirkan di RS Kemang Medical Care

Hampir dua bulan yang lalu teman saya, sebut saja Kinan, melahirkan anak keduanya di rumah sakit ibu dan anak (RSIA) yang sama seperti saat kelahiran anak pertamanya yaitu di Kemang Medical Care (KMC).

What You Expect to Eat When You Are Expecting

What You Expect to Eat When You Are Expecting

“Wah, selamat ya atas kehamilannya, makan yang banyak… kan yang makan sekarang dua orang.” “Lagi hamil nggak boleh makan durian atau nanas, lho!” Kalimat-kalimat di atas tentu saja sering didengar oleh urban mama yang sedang hamil dan tidak jarang membuat urban mama bingung serta khawatir.

Bayiku Terlahir dengan Berat Badan Rendah

Bayiku Terlahir dengan Berat Badan Rendah

Menjelang usia kandungan 9 bulan, dokter berkata bahwa berat badan bayi dalam kandungan saya hanya 2,5 kilogram, termasuk rendah untuk di usia kehamilan menjelang sembilan bulan. Dokter pun menambahkan, nanti saat bayinya lahir ada kemungkinan beratnya akan menyusut menjadi 2,3 kilogram.

Bersalin Di RS Mitra Keluarga Depok

Bersalin Di RS Mitra Keluarga Depok

Sudah hampir dua tahun ini kami pindah rumah di daerah Citayam Depok. Ada hal yang membuat saya resah, salah satunya mencari dokter ahli kandungan dan Rumah Sakit yang cocok lagi. Selain mencari rumah sakit bersalin terdekat dari rumah, saya juga mencari rumah sakit bersalin yang setidaknya pelayanannya tidak jauh berbeda dari rumah sakit bersalin di pusat kota. Setelah beberapa kali kontrol kehamilan di beberapa RS terdekat dari rumah baru, akhirnya saya memutuskan untuk melanjutkan kontrol dan bersalin di RS Mitra Keluarga Depok.

Nyamannya Bersalin di RS Royal Taruma

Nyamannya Bersalin di RS Royal Taruma

Persalinan saya yang kedua Desember tahun lalu rasanya seperti deja vu karena melahirkan dengan suasana yang sama persis sebelumnya. Untuk diketahui, persalinan pertama saya berlangsung 2015 silam.

Nyaman Berkereta ke Bandung

Nyaman Berkereta ke Bandung

Beberapa minggu yang lalu, saya harus sering bolak-balik ke Bandung untuk urusan keluarga. Karena suatu hal, saya memutuskan untuk pergi ke Bandung dengan menggunakan Kereta Api bersama anak-anak. Kini naik Kereta Api ke Bandung sangat nyaman dan menyenangkan. Anak-anak saya bahkan sangat menyukainya!

Mempersiapkan Persalinan yang Damai

Mempersiapkan Persalinan yang Damai

Memasuki trimester ketiga, horornya proses persalinan mulai menghantui pikiran saya. Betapa tidak, persalinan terakhir baru berlangsung 2015 silam dan setelahnya saya memang sempat mengalami trauma melahirkan. Saat itu, butuh berminggu-minggu untuk bisa move on dari rangkaian peristiwa tersebut.

Saat Aiko Lahir dengan BBLBR

Saat Aiko Lahir dengan BBLBR

Timbul perasaan khawatir saat dokter spesialis anak yang menangani Aiko menginformasikan bahwa Aiko akan diobservasi karena lahir dengan berat badan lahir bayi rendah atau biasa disebut BBLBR. Observasi dilakukan guna melihat kematangan organ tubuh Aiko untuk memastikan apakah Aiko memerlukan penanganan khusus seperti inkubator atau tidak.

Berdamai dengan Microtia

Berdamai dengan Microtia

“Dok, telinganya satu tidak ada.” Melongo, tidak tahu harus berkata apa begitu mendengar kata-kata mertua. Rasanya ingin lari memeluk suami, tapi apa daya, dokter juga sedang sibuk mengeluarkan plasenta bayi yang masih tertinggal di rahim saya.